Suara.com - Carlos Dunga menyadari bahwa dia memiliki tugas yang berat untuk kembali mengangkat sepak bola Brasil. Hal itu dikatakan oleh Dunga setelah resmi terpilih untuk melatih Selecao untuk kedua kalinya.
Dunga ditunjuk sebagai pengganti Felipe Scolari menyusul hasil kurang memuaskan Brasil di Piala Dunia 2014. Langkah Selecao sebagai tuan rumah hanya sampai babak semifinal setelah kalah 1-7 dari Jerman yang akhirnya menjadi juara.
Sementara Dunga ditunjuk untuk kedua kalinya melatih Selecao setelah sebelumnya pernah mengisi posisi tersebut di periode tahun 2006-2010. Kini Dunga pun menyatakan bahwa dirinya siap mengangkat kembali Brasil dan fokus untuk Piala Dunia 2018.
"Saya sangat senang bisa kembali. Terima kasih atas kepercayaan Anda kepada saya. Para fans sangat down sekarang namun mereka tetap mendukung tim. Saya di sini tidak untuk menjual mimpi, kita harus mulai bekerja," kata Dunga.
"Kami tidak lagi yang terbaik, kita semua menyadari hal itu. Kita tidak bisa mengatakan kepada fans bahwa bahwa kami yang terbaik," ujarnya.
"Saya pertama kali sebagai pelatih, saya diminta untuk menyelamatkan nilai-nilai tim dan meraih hasil. Ini adalah kedua kalinya dan fokus mempersiapkan tim untuk Piala Dunia 2018," tukas Dunga. (Sky Sport)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Profil Liu Jianqiao Wasit Cina di Final Piala Asia Futsal 2026 Banyak Kontroversi
-
Kirim Doa untuk Timnas Futsal Indonesia, Akun Divisi Humas Polri Malah Dirujak Netizen
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Profil Israr Megantara, Anak Tambun yang Hancurkan Iran
-
King Emyu Minggir Dulu, King Indo Trending! Timnas Futsal Indonesia Hajar Iran
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata