- Mikel Arteta mengklarifikasi tudingan kurang hormat dari Liam Rosenior terkait insiden pemanasan semifinal Carabao Cup Arsenal vs Chelsea.
- Ketegangan terjadi Selasa malam saat staf Arsenal dianggap masuk area pemanasan kiper Chelsea, memicu protes keras Rosenior.
- Arteta menegaskan Arsenal telah meminta maaf jika ada staf melanggar batas dan menekankan rasa saling menghormati antar tim.
Suara.com - Pelatih Arsenal Mikel Arteta akhirnya angkat bicara terkait tudingan tidak menghormati yang dilontarkan manajer Chelsea, Liam Rosenior, seusai duel semifinal Carabao Cup di Emirates Stadium.
Arteta menegaskan bahwa Arsenal menjunjung tinggi sikap saling menghormati dan telah menyampaikan permintaan maaf atas insiden yang terjadi sebelum pertandingan.
Ketegangan bermula saat sesi pemanasan jelang laga Arsenal vs Chelsea, Selasa (4/2) malam waktu setempat.
Rosenior terlihat kesal terhadap salah satu anggota staf kepelatihan Arsenal yang dinilai masuk ke area setengah lapangan Chelsea saat latihan kiper.
Kamera siaran Sky Sports menangkap momen Rosenior meluapkan emosinya dengan kata-kata keras, meminta staf Arsenal tetap berada di wilayah mereka.
Usai laga, pelatih Chelsea itu menilai tindakan tersebut sebagai bentuk kurangnya rasa hormat.
Menanggapi keluhan tersebut, Arteta menyampaikan klarifikasinya dalam konferensi pers pada Jumat (6/2). Pelatih asal Spanyol itu menekankan bahwa Arsenal tidak pernah berniat meremehkan lawan.
“Itu opini dia. Kami menghormati semua orang,” ujar Arteta dilansir dari Metro.uk
“Jika pada satu momen ada anggota staf kami yang melewati batas, kami sudah meminta maaf. Selesai.”
Baca Juga: Manchester City Tantang Arsenal di Final Carabao Cup usai Hajar Newcastle 3-1
Arteta juga menilai situasi semacam itu lumrah terjadi di sepak bola, terutama saat sesi pemanasan penjaga gawang yang kerap membutuhkan ruang lebih luas.
“Hal seperti ini cukup umum, terutama ketika kiper harus menendang bola jarak jauh. Tidak ada lagi yang perlu dikomentari,” tegasnya.
Sehari sebelumnya, Rosenior menjelaskan bahwa kekesalannya bukan ditujukan kepada para pemain Arsenal, melainkan kepada staf kepelatihan.
“Saya orang yang menghargai etika. Saat pemanasan, masing-masing tim punya wilayah sendiri,” kata Rosenior.
“Saya tidak pernah meminta staf saya masuk ke area lawan. Dalam momen itu, saya rasa posisi mereka tidak tepat.”
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!