Suara.com - Kapten Liverpool Steven Gerrard mengungkapkan pernah mengatakan pada mantan teman setimnya Luiz Suarez bahwa dia "terlalu bagus" untuk bergabung dengan Arsenal, saat klub dasi London utara itu meliriknya tahun lalu.
Arsenal mengajukan tawaran 40 juta Pounsterling (sekitar 67,5 juta dolas Amerika) untuk Suarez setahun lalu dengan anggapan yang keliru, bahwa hal itu akan membuatnya tergoda pergi dari Liverpool.
Pemain Uruguay itu berhasil mencetak 31 gol saat Liverpool hampir saja mendapatkan gelar juara Liga Utama dan meskipun setelah itu dia bergabung dengan Barcelona, Gerrard lega tidak melihatnya pindah ke Arsenal.
"Musim panas lalu, saat Luis keluar dalam cuaca dingin, saya bilang 'Jangan ke Arsenal'," kata Gerrard kepada sejumlah surat kabar Inggris, Kamis (31/7/2014).
"Dengan segala hormat kepada mereka, saya bilang ia terlalu bagus untuk Arsenal," tambahnya.
Barcelona membayar 75 juta poundsterling untuk mengamankan Suarez, meski nyatanya dia kini tengah menjalani larangan empat bulan bermain setelah mengigit pemain Italia Giorgio Chiellini dalam laga di Piala Dunia Brazil.
Kendati Gerrard enggan melihat sisi buruk pemain yang digambarkannya sebagai lawan paling berbakat itu, dia bisa memahami alasan pemain berusia 27 tahun itu memilih ke Barca.
"Mimpi Luis, sejak hari pertama dia datan adalah bisa bermain untuk Real Madrid atau Barcelona," kata pemain berusia 34 tahun itu.
"Anda tidak boleh menyesali mimpinya, pergi ke Barca, Tapi saya akan sangat kecewa kalau ia pergi ke Arsenal," tambah Gerrard. (Reuters/AFP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar