Suara.com - Pelatih Benny Dollo dan Djajang Nurjaman akan menjadi perhatian menjelang laga klasik antara Persija Jakarta dan Persib Bandung. Di atas kertas Bendol memang lebih berpengalaman dibanding Djanur.
Benny Dollo memang sudah malang melintang sebagai arsitek di belantara sepak bola Indonesia. Berbagai sukses dan juga penghargaan telah diterima oleh pria kelahiran Manado, Sulawesi Utara pada 22 September 1950 lalu.
Karir Bendol di persepakbolan Indonesia dimulai di tim Pelita Jaya dan tiga kali membawa klub tersebut menjadi juara Galatama yaitu 1988, 1990 dan 1993. Saat bersama Persita Tangerang dia membawa klub tersebut menjadi runner up Liga Indonesia 2002.
Bendol juga sukses saat menangani Arema Malang dimana klub tersebut menjadi juara Divisi Satu Liga Indonesia 2004 dan dua kali Juara Copa Indonesia. Namun Bendol masih harus bekerja keras meraih prestasi bersama Persija.
Sementara Jajang Nurjaman bisa dikatakan masih baru dalam karirnya sebagai pelatih. Pria kelahiran Bandung, 49 tahun yang lalu ini memang berada dalam hati bobotoh setelah menjadi salah pemain bintang Persib di era 1980-an.
Karier kepelatihan Janur dimuali dengan menukangi Persib Junior (U-23). Ia sempat menjadi asisten pelatih Persib saat skuad Maung Bandung dibesut pelatih asal Moldova, Arcan Iurie, pada musim Liga Indonesia 2007/2008.
Setelah itu ia mengembangkan karier kepelatihan di luar Persib direkrut menjadi asisten Pelita Jaya Karawang hingga musim Liga Super Indonesia 2011/2012. Ia kembali ke Persib sebagai Pelatih Kepala dalam mengarungi Indonesia Super League 2013.
Namun, musim lalu prestasi yang ditunjukkan Djanur cukup baik dimana dia membawa Persib berada di posisi ke-4 klasemen akhir ISL 2013. Sedangkan Persija terpuruk di peringkat ke-11 klasemen di akhir musim lalu.
Sementara dalam pertemuan terakhir kedua tim belum ada yang menang. Pada laga terakhir pertemuan kedua tim di ISL 2014, dimana Persib menjadi tuan rumah pertandingan berakhir tanpa gol.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Wajib Ditiru Petinggi PSSI! Eks Musuh STY Tundukkan Kepala Usai Kegagalan Korsel
-
5 Fakta Menarik Jelang Pantai Gading vs Norwegia, Semua Tergantung Erling Haaland
-
Jerman Angkat Koper dari Piala Dunia 2026 usai Kalah Penalti Melawan Paraguay
-
Hajime Moriyasu Terpukul Jepang Angkat Koper Lebih Cepat Usai Dipermalukan Brasil
-
Taktik Sabar Carlo Ancelotti Bawa Brasil Comeback Dramatis Atas Jepang
-
Hasil Piala Dunia 2026, Casemiro Ungkap Sebab Bangkitnya Brasil Hingga Singkirkan Jepang
-
Kejutan di Boston! Paraguay Ungguli Jerman 1-0 di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
-
12 Laga Tanpa Kalah, Casemiro Ukir Rekor Gila di Piala Dunia 2026
-
Edwin van der Sar Sukses Gegerkan Jakarta, Sejumlah Agenda Diserbu Penggemar
-
Angkat Topi untuk Jepang, Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Tak Mainkan Neymar