Suara.com - Aparat Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) mencegah para pendukung tim Persib Bandung atau "Bobotoh" di wilayah perbatasan Jakarta dengan Jawa Barat.
"Kita lakukan pendekatan di wilayah perbatasan untuk menghalau Bobotoh yang mau menonton di Senayan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Jakarta Minggu (10/8/2014).
Rikwanto mengatakan Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Polda Jawa Barat menyekat para pendukung Persib di wilayah perbatasan.
Rikwanto mengungkapkan pimpinan suporter kedua kesebelasan itu berkomitmen menjaga anggotanya menjalankan kesepakatan.
Rikwanto juga mengimbau pendukung Persib tidak menyusup mendatangi Gelora Bung Karno agar tidak terjadi kerusuhan.
Pihak kepolisian pun mengingatkan The Jakmania agar tidak bertindak anarkis atau memprovokasi pemain Persib.
Persija akan menghadapi Persib pada lanjutan kompetisi sepak bola Indonesia Super League di SUGBK Senayan Jakarta pada Minggu sore.
Polda Metro Jaya mengerahkan 1.700 personil dan tiga unit kendaraan perintis guna mengamankan pertandingan bigmatch tersebut. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123