Suara.com - Punggawa Barcelona Andres Iniesta mengakui kegagalan timnya untuk mengembangkan permainan saat bertandang ke La Rosaleda, Kamis (25/9/2014) dini hari WIB. Dalam pertandingan itu, Barcelona gagal meraih tiga poin usai ditahan imbang Malaga tanpa gol.
Gelandang Barca tersebut mengatakan timnya mencoba meningkatkan tempo permainan dan intensitas serangan di babak kedua. Namun ketatnya pertahanan Malaga membuat serangan tersebut gagal.
"Kami mencoba untuk memainkan bola-bola pendek dengan cepat. Tapi kami terbentur oleh ketatnya pertahanan Malaga," jelas Iniesta.
"Kami mencoba untuk mereorganisasi serangan. Tapi menghadapi tim yang bermain dengan sembilan orang bertahan itu sulit," ujarnya.
"Bagaimanapun, Malaga patut mendapat pujian karena karena berhasil menggagalkan upaya kami menembus pertahanan mereka," ujarnya lagi.
Malaga adalah tim pertama musim ini yang berhasil menggagalkan upaya Barcelona meraih tiga poin. Di empat pertandingan sebelumnya, Barca sukses meraih hasil sempurna.
Dengan tambahan satu poin, Barcelona yang kini mengoleksi 13 poin bersaing ketat dengan Valencia dan Sevilla yang juga mengantongi poin sama. (Football Espana)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien