Suara.com - Badan Tim Nasional (BTN) akhirnya secara resmi merilis 23 nama pemain Timnas Indonesia U-19 yang akan turun di ajang Piala Asia (AFC) 2014 di Myanmar, pada 9-23 Oktober mendatang.
"Ini adalah nama-nama final yang akan turun di Piala AFC nanti. Mereka langsung didaftarkan," ungkap Sekretaris BTN, Sefdin Syaifudin, di Jakarta, Senin (29/9/2014).
Berdasarkan data yang dirilis BTN tersebut, dari 23 nama pemain diketahui tidak ada nama penjaga gawang yang biasanya menjadi pilihan Indra Sjafri sebagai pengganti Ravi Murdianto, yaitu Awan Setho.
Diketahui, Awan Setho sebelumnya mengalami cedera serius pada tangannya, sebelum Garuda Jaya menjalani Tur Spanyol beberapa waktu lalu. Hanya saja, Awan tetap dibawa ke Negeri Matador itu, bahkan sempat mendapatkan perawatan dari tim medis Atletico Madrid.
Sebagai gantinya, untuk mengisi posisi penjaga gawang ketiga pada kejuaraan yang juga merupakan ajang kualifikasi menuju Piala Dunia U-20 tahun depan itu, dimasukkanlah nama Rully Desrian. Sehingga akhirnya, tiga nama kiper Timnas U-19 yang didaftarkan adalah Ravi Murdianto, Moch Diky Indriyana, serta Rully Desrian.
Sementara itu untuk posisi pemain depan, pelatih Indra Sjafri tampaknya juga hanya memasukkan 3 pemain. Daftar pemain terbanyak diketahui menghuni lapangan tengah yaitu 9 nama, disusul oleh lini belakang yang mencatatkan 8 pemain.
Seperti diketahui, di Piala Asia U-19 di Myanmar, 9-23 Oktober ini, Timnas U-19 Indonesia tergabung dalam Grup B, bersama dengan Uzbekistan, Uni Emirat Arab (UEA), serta Australia.
Berikut daftar lengkap 23 pemain Timnas U-19 ke Piala Asia 2014:
Kiper
Ravi Murdianto, Moch Diky Indriyana, Rully Desrian.
Belakang
Putu Gede Juni Antara, Febly Gushendra, Mahdi Fahri Albaar, Muhammad Fatchurohman, Muhammad Sahrul Kurniawan, Ricky Fajrin, Hansama Yama Pranata, Rudolfo Yanto Basna.
Tengah
Evan Dimas Pramono, Muhammad Hargianto, Dinan Yahdian Javier, Hendra Sandi Gunawan, Maldini Pali, Paulo Sitanggang, Zulfiandi, Ilham Udin Armaiyn, Ichsan Kurniawan.
Depan
Muchlis Hadi Ning Syaifulloh, Muhammad Dimas Drajat, Septian David Maulana.
[Antara]
Berita Terkait
-
Timnas Putri Indonesia Back-to-Back Juara Piala AFF 2026, Erick Thohir Angkat Topi
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Jangan Ragu Sama BBTN, Cuannya Tebel Saham Bisa Melenggang ke Rp1.500
-
BTN Dapatkan Dua Penghargaan ASEAN Risk Awards 2026, Perkuat Manajemen Risiko Berstandar Global
-
Indra Sjafri Bagikan Tips agar Anak Bisa Jadi Pesepak Bola Profesional
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
Terkini
-
Drama Straight to Hell, Ketika Rasa Takut Seseorang Dijadikan Bisinis Gelap
-
Harta Ketua DPRD Bone Disorot, KPK: Kalau Tidak Benar Kami Tindak
-
'Bom Waktu' Bangunan Sekolah Tua di Jakarta, Pemprov Siapkan Perbaikan Bertahap
-
Singkirkan Belanda Tanpa Ampun, Italia Tantang Brasil di Semifinal VNL Putri 2026
-
Evaluasi MBG Dipertanyakan, Minimnya Pelacakan Penyebab Keracunan Jadi Sorotan
-
Review Serum Glow FX Glow Bomb, Harga Rp30 Ribuan Ampuh Libas Bekas Jerawat Tanpa Perih
-
Lupakan Lari Ngos-ngosan, Ini Alasan Slow Jogging Lebih Efektif Bakar Lemak
-
Teka-teki Kematian Dokter Magang di Metro: IDI Lampung Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Analisis Eks Utusan AS Nilai Perdamaian AS - Iran Makin Sulit karena Ini, Singgung Peran China
-
Direktur Politeknik Negeri Medan Tinjau Langsung Pelaksanaan Ujian Masuk