Suara.com - Kapten Chelsea John Terry mengaku lega setelah timnya menang atas Sporting Lisbon 1-0 di laga fase Grup E Liga Champions, Rabu (1/10/2014). Selain kemenangan, laga Chelsea melawan Lisbon menjadi istimewa bagi Terry karena merupakan laga ke-100 dirinya di Liga Champions.
Nemanja Matic menjadi pahlawan setelah sundulannya di babak pertama menjadi penentu kemenangan Chelsea. Raihan tiga poin ini penting bagi The Blues setelah ditahan imbang Schalke di laga pembuka.
"Mereka tim yang bagus, sudah sekitar 10 tahun mereka di Liga Champions, jadi itu adalah malam yang besar bagi mereka," ujar Terry kepada Sky Sports.
Menurut Terry, timnya memiliki banyak peluang, namun hanya satu yang menjadi gol. Dia berterima kasih kepada Matic yang mencetak gol kemenangan Chelsea.
"Kami kehilangan pertandingan pertama kami tahun lalu dan kembali memenangkannya, itu ada dalam pikiran kami bahwa kami harus menang," katanya.
Terry mengaku bangga karena dirinya telah 100 kali tampil di Liga Champions. Kegembiraan Terry bertambah karena gawang Chelsea tidak kebobolan.
"Saya sangat bangga, tidak terlalu banyak pemain yang mencapai itu," katanya.
Kegembiraan juga dirasakan Matic karena mencetak gol ke gawang rival lamanya. Sebelum bergabung ke Chelsea, Matic adalah pemain Benfica rival Lisbon di Liga Portugal.
"Saya mencetak gol ke gawang rival berat Benfica tapi yang terpenting kami menang. Tidak penting siapa yang mencetak gol tapi saya senang karena mencetak gol," ungkapnya. (Skysports)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Menerka Lawan Argentina di Fase Knock Out: Messi Cs Lawan Uruguay atau Spanyol?
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Piala Dunia 2026 Ubah Wajah Sepak Bola: Dari 2 Babak Jadi 4 Babak, Inovasi atau Ancaman?
-
Jurgen Klopp Semprot Van der Vaart Usai Kritik Pedas Van Dijk di Piala Dunia 2026
-
Cetak Gol Tendangan Roket ke Gawang Irak, Mbappe Selisih 3 Gol dari Messi
-
Lionel Scaloni Blak-blakan: Argentina Lolos ke 32 Besar, Tapi Masih Banyak PR
-
Cristiano Ronaldo Baru 8 Gol, Messi 18 Gol, Miroslav Klose: Selamat Champ!
-
Pelatih Paraguay Serang FIFA: Piala Dunia 2026 Hanya untuk Orang Kaya Esensi Hilang
-
Pengakuan Jujur Lionel Messi Usai Menyandang Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia