Suara.com - Timnas Indonesia akan menjalani laga uji coba terakhir melawan Syria, sebelum tampil di Piala AFF 2014. Berikut adalah harga tiket laga timnas yang dijual lewat online.
Laga pemanasan terakhir ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (15/11), kick-off : 20.30 WIB. Seperti pada laga uji coba melawan Timor Leste Selasa (11/11) lalu, panpel laga Indonesia vs Syria juga hanya akan menjual tiket via online.
“Persis sama seperti lawan Timor Leste. Tidak ada penjualan tiket di Stadion, saat ini maupun pada hari H nanti,” kata Edhi Prasetyo, Direktur Marketing PSSI di Jakarta, Kamis (13/11).
Lebih lanjut, Edhi menyatakan, tiket pertandingan bisa dibeli via online di kiostix.com dan tiketpssi.com, serta di seluruh outlet Kiostix.
Terkait harga tiket, juga tidak ada perubahan dari laga uji coba melawan Timor Leste. Hanya ada dua kategori, yakni Ekonomi dijual Rp 25 ribu dan VIP Rp 100 ribu.
Pada laga melawan Timor Leste, jumlah penonton yang hadir di stadion memang tidak terlalu banyak. Zulkifly Syukur yang menjadi kapten timnas saat melawan Timor Leste menanggapinya dengan santai.
“Ya, memang atmosfernya tidak seperti tahun 2010. Tapi, ini jadi pelecut bagi kami di timnas. Yang jelas, kami hanya berpikir untuk bermain dan mengerahkan segala kemampuan terbaik bagi timnas," kata Zulkifly Syukur.
"Kalau kami berprestasi dan tampil baik, para supporter timnas pasti akan datang membanjiri stadion,” tandasnya. (LIga Indonesia)
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan