Suara.com - Pelatih Barcelona Luis Enrique langsung menanggapi tindakan Real Madrid yang menghukum suporter karena nyanyian anti-Barcelona. Meski demikian, Enrique mempertanyakan jumlah fans yang dikabarkan dihukum Madrid.
Seperti dilansir AS diberita sebelumnya, Madrid siap menghukum 17 suporternya dilarang masuk Santiago Bernabeu. Pasalnya, Madrid telah mengidentifikasi mereka sebagai pemicu dalam nyanyian anti Barcelona, Messi dan Katalonia.
Setelah skuatnya menang 5-1 atas Espanyol, pelatih Luis Enrique bicara soal anti Barcelona di Bernabeu. Meski memuji sikap Madrid tersebut namun Enrique tidak puas dengan penanganan yang dilakukan oleh klub tersebut.
"Hanya 17? Itu terdengar bagus buat saya, ini seperti inisiatif anti kekerasan. namun itu tidak realistis. Jika kami mulai mengusir banyak fans karena menghina, kami akan melakukan itu," tegas Enrique.
"Kami menyambut baik setiap inisiatif anti kekerasan. Kami adalah negara yang memiliki budaya hidup dengan semangata dan juga antusiasme... Saya berharap tidak ada apa pun penghinaan, tapi terkadang melihatnya," ujarnya. (Football Espana)
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Pidato Pertama Usai Jadi Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
Terkini
-
Gus Yusuf Serukan NU Kembali Guyub Usai Muktamar: Tak Ada Lagi Kubu-kubuan
-
Jakarta-Jambi Perkuat Kerja Sama, Dari Transformasi Digital hingga Pelatihan Pemadam Kebakaran
-
Daya Beli Melemah di Era Prabowo-Gibran, Harga Kebutuhan Pokok Jadi Beban Warga
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Sosok Wakapolda Riau: Pernah Tangkap Hercules, Kini Jadi Kapolda di Papua
-
Bukan Cuma Pembakar Lapangan, Wamen HAM Ungkap Siapa yang Harus Diseret ke Hukum Saat Karhutla
-
Gerindra Protes Approval Rating Prabowo di Bawah 50 Persen: Padahal Kerjanya Bagus
-
Keluarga Sutrimo Tagih Hasil Ekshumasi ke Polisi dan Pertanyakan HP yang Hilang
-
Dari Pracimantoro hingga Papua Membongkar Mitos Pembangunan Jawa-Sentris
-
Kualifikasi Piala Asia U-20 2026: Australia Bawa 3 Pemain Liga Inggris Hadapi Timnas Indonesia