Jakarta-Jambi Perkuat Kerja Sama, Dari Transformasi Digital hingga Pelatihan Pemadam Kebakaran

Senin, 31 Agustus 2026 | 14:52 WIB
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat sinergi lintas daerah dengan Pemerintah Kota Jambi melalui kolaborasi di berbagai sektor strategis. [Dok. Pemprov DKI]
  • Pemprov DKI Jakarta dan Pemkot Jambi menandatangani nota kesepahaman kolaborasi strategis di Balai Kota Jakarta pada Senin, 31 Agustus 2026.
  • Gubernur Pramono Anung dan Wali Kota Jambi Maulana menyepakati kerja sama meliputi teknologi informasi JAKI, BUMD, dan pembiayaan kreatif.
  • Kesepakatan tersebut juga mencakup pelatihan personel pemadam kebakaran secara berkelanjutan guna meningkatkan kapasitas fasilitas publik kedua wilayah.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat sinergi lintas daerah dengan Pemerintah Kota Jambi melalui kolaborasi di berbagai sektor strategis.

Penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan di Balai Kota Jakarta, Senin (31/8/2026), menjadi tonggak awal kerja sama kedua wilayah.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa kesepakatan ini mencakup pengembangan teknologi informasi hingga penguatan badan usaha milik daerah.

"Kerja sama ini berkaitan dengan Information and Communication Technology (ICT) dan juga mengenai beberapa hal, termasuk bagaimana mengembangkan kotanya masing-masing," ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Jakarta menawarkan platform Jakarta Kini (JAKI) sebagai referensi bagi Kota Jambi dalam mengembangkan layanan publik digital yang terintegrasi.

"Kami membuka diri untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam pengembangan layanan digital," lanjut Pramono.

Sektor ekonomi juga menjadi sorotan utama dengan dibukanya peluang kolaborasi antara BUMD Jakarta dan BUMD Kota Jambi untuk memperkuat ketahanan pangan serta infrastruktur.

Salah satu poin paling krusial yang dibahas adalah implementasi creative financing sebagai solusi pembiayaan pembangunan yang inovatif bagi pemerintah daerah.

Pramono berharap skema pembiayaan alternatif ini dapat membantu daerah membangun fasilitas publik tanpa harus sepenuhnya bergantung pada APBD.

"Saya yakin creative financing ini menjadi cara baru bagi pemerintah daerah mempunyai ruang untuk membangun daerahnya masing-masing. Kalau creative financing di Jakarta bisa, mudah-mudahan ini juga menjadi role model bagi daerah lain," urainya.

Wali Kota Jambi, Maulana, memberikan apresiasi tinggi terhadap kemajuan Jakarta yang dinilai berhasil mengelola anggaran secara mandiri dan cerdas.

"Kami melihat DKI Jakarta di bawah kepemimpinan beliau banyak sekali kemajuan-kemajuan, terutama di bidang creative financing, pembiayaan-pembiayaan tanpa menggunakan APBD. Kami, Kota Jambi sebagai ibu kota provinsi, ingin banyak belajar," jelasnya.

Maulana juga berkomitmen untuk mendorong BUMD milik Kota Jambi agar dapat menyerap ilmu tata kelola dari perusahaan daerah di Jakarta yang sudah mumpuni.

"Kami punya BUMD yang baru. Mumpung baru, mereka harus belajar. Alhamdulillah, Pak Gubernur memberikan ruang yang seluas-luasnya. Semua BUMD kami akan coba belajar bersama dengan BUMD yang ada di DKI," ujarnya.

Selain urusan finansial dan teknologi, kerja sama ini turut memperluas jangkauan pada bidang penanggulangan kebakaran melalui pelatihan personel secara berkelanjutan.

"Setiap tahun kami mengirimkan tim Damkar untuk berlatih di sini, dilatih oleh tim Damkar DKI Jakarta. Mudah-mudahan juga dibantu hibahnya oleh Pak Gubernur," pungkas Maulana.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com