Suara.com - Bermain dengan 10 pemain, tak menyurutkan mental Arsenal kala menghadapi QPR di Emirates, Sabtu (17/12/2014). Buktinya, mereka tetap tampil tangguh dan konsisten hingga mampu meraih 2-1, masing-masing berkat Alexis Sanchez dan Tomas Rosicky.
Dengan kemenangan ini, Arsenal merangsek naik ke posisi enam sementara denga raihan 30 angka. Sementara QPR berada di posisi 16 dengan 17 angka.
Dalam laga ini, Arsenal tampil amat mendominasi. Dimotori Santi Cazorla, dan Alexis Sanchez, Arsenal mampu membombardir lini belakang QPR.
Menit sembilan, Arsenal bahkan nyaris unggul jika saja sepakan Alexis Sanchez tak dibendung oleh kiper QPR, Robert Green.
Penalti tersebut diberikan setelah Armand Traore menekel Alexis di kota terlarang.
Gagal mencetak gol, Arsenal terus membangun serangan guna membobol gawang QPR. Peluang pun kembali didapat pada menit 28, lewat sepakan bebas yang diambil Olivier Giroud.
Tapi, lagi-lagi, upaya itu kandas. Green kembali terbang untuk menyelamatkan gawangnya dari kebobolan.
Serangan demi serangan yang dibangun Arsenal akhirnya berhasil membobol gawang QPR di menit 37. Alexis, membayar kesalahannya, dengan cerdik merobek gawang QPR, lewat tandukkan sambil menjatuhkan diri.
Hingga ujung laga babak pertama, Arsenal terus menghujamkan serangannya ke QPR. Namun, gol tambahan yang ditunggu masih belum tercipta.
Di babak kedua, Arsenal tetap tak mengendurkan serangannya. Masih melalui Alexis, Arsenal terus membombardiri lini belakang QPR yang dikomandani Rio Ferdinand.
Nahas, pada menit 53, Arsenal terpaksa bermain dengan 10 pemain, setelah Olivier Giroud dikartumerah, lantaran menanduk Nedum Onuha.
Meski demikian, QPR tetap tidak mudah menaklukkan Arsenal. Malah, gawang mereka kembali bobol di menit 64, lewat gol yang dilesahkan Tomas Rosicky.
Memanfaatkan umpan matang Alexis, Rosicky mampu dengan mudah membobol gawang QPR.
Walau tertinggal dua gol, QPR masih belum menyerah. Mereka terus merangsek lini pertahanan Arsenal, hingga akhirnya mendapat hadiah penalti, pada menit 79setelah Debuchy melanggar Hoilet di kotak terlarang.
Charlie Austin, yang menjadi algojo, dengan dingin menghujamkan bola ke gawang Arsenal tanpa terbendung tangan Szczesny.
Gol tersebut membut QPR mendapat angin segar. Serangan pun terus dilancarkan ke lini pertahanan Arsenal, yang memang bermain bertahan di ujung laga. Nahas, seluruh upaya QPR sirna lantaran mereka tak mampu membobol kembali gawang Arsenal hingga laga bubar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Sudaryono Siap Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang: Doakan Saya Amanah
-
6 Rekomendasi Sunscreen yang Aman untuk Ibu Hamil sesuai Review dan Harga
-
Densus 88 Sikat Provokator Digital di Lampung
-
Anak 16 Tahun Mau Bakar Gereja, Diduga Diperintahkan ISIS
-
25 Kata-Kata Ucapan Hari Anak Nasional Islami yang Penuh Doa dan Makna
-
Apa Penyebab Utama Munculnya Flek Hitam pada Kulit? Ternyata Tak Cuma Paparan Sinar Matahari
-
Dino Patti Djalal Ingatkan Bahaya Demokrasi Bertumpu pada Sosok Pemimpin
-
Kasus Eks Jampidsus, Pakar UI dan UNAS Dorong Pasal Berlapis Hingga TPPU
-
Apakah Boleh Olahraga saat Sakit? Ini Penjelasan Dokter agar Tak Salah Langkah
-
Nenek Renta Kelaparan Gigit Jari, yang Rumahnya Keramik Bagus Malah Asyik Kantongi Bansos