Suara.com - Tim Sembilan mengambil langkah guna menyikapi permasalahan sepak bola Indonesia saat ini. Tim Sembilan siap berdialog dengan PSSI dan berencana untuk memanggil mereka paling cepat pekan depan.
Tim Sembilan bentukan pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) siap melakukan dialog dengan PSSI guna menyikapi permasalahan sepak bola Indonesia saat ini.
Langkah yang diambil oleh Tim Sembilan yang dikoordinatori oleh mantan Wakapolri Oegroseno bukan tanpa alasan karena ingin bekerja cepat sesuai dengan tugas yang ada. Apalagi waktu yang disiapkan cukup singkat.
"Kami ingin semuanya terbuka dengan apa yang terjadi pada sepak bola kita. Kami siap berdialog dengan PSSI," kata Oegroseno usai rapat perdana Tim Sembilan di Kantor Kemenpora Jakarta, Senin.
Selain melakukan dialog dengan PSSI, Tim Sembilan yang berasal dari latar belakang sosiolog, pengamat olahraga, penegak hukum hingga mantan pemain ini juga akan melakukan koordinasi dengan pemangku kepentingan lainnya.
Sesuai dengan rencana, Tim Sembilan juga akan melakukan koordinasi dengan induk organisasi olahraga Indonesia yaitu Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI).
"Tim sudah berencana untuk memanggil PSSI paling cepat pekan depan," kata anggota Tim Sembilan yang juga Deputi V Kemenpora, Gatot Dewa Broto usai pertemuan.
Selain memanggil PSSI untuk melakukan dialog serta melakukan koordinasi dengan KONI dan KOI, Tim Sembilan juga berencana mengundang pihak-pihak lain yang pernah terlibat dengan pengembangan persepakbolaan nasional.
Gatot menambahkan, guna mencari masukan dan informasi pihaknya juga sudah mengirimkan surat ke Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk meminta izin dan menjembatani Tim Sembilan untuk bertemu pihak FIFA di Swiss.
Sementara itu anggota Tim Sembilan lainnya yaitu Imam Prasodjo mengatakan, pihaknya tidak akan membicarakan masalah teknis, namun memberikan masukan untuk kebaikan olahraga Indonesia.
"Kami saat ini fokus dalam pembentukan character building (membangun karakter,red) untuk sepak bola dan olahraga di Indonesia. Sportifitas dan kejujuran harus ditata sebaik mungkin untuk kebanggaan sepak bola Indonesia," kata pria yang juga sosiolog itu.
Tim Sembilan dibentuk atas respon belum maksimalnya prestasi sepak bola Indonesia. Hanya saja, keberadaan tim tersebut ditentang oleh Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI. Melalui Koordinator Forum Asprov, Gusti Randa bahkan melayangkan mosi tidak percaya kepada Menpora Imam Nahrawi. (Antara)
Berita Terkait
-
John Herdman Incar Juara FIFA ASEAN Cup, Panggil Pemain Terbaik Timnas Indonesia
-
Bukan GBK, Ini Pertimbangan PSSI Jadikan Pakansari Markas Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Klub yang Prioritaskan Pemain Lokal di Super League akan Dapat Bonus dari I.League
-
Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026
-
PSSI Nilai Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk Kejar Target 50 Besar FIFA
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Baru 25 Menit Spanyol Pesta Gol ke Gawang Arab Saudi, Mikel Oyarzabal Borong Gol
-
Nagelsmann Jadi Bahan Omongan Gegara Pakai Jam Tangan Mewah Saat Jerman Tekuk Pantai Gading
-
Coach Timo dan Jacksen F. Tiago Turun Gunung Cari Bakat Sepak Bola Putri di Women's Soccer Trilogy
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya