Suara.com - Pelatih kepala sementara PSM, Peter Hans Schaller, berpeluang menggantikan posisi Alfred Riedl sebagai juru taktik tim Juku Eja usai eks pelatih timnas Indonesia memutuskan untuk meletakkan jabatan dengan alasan kesehatan.
Direktur Klub PSM, Sumirlan di Makassar, Kamis (16/4/2015), mengatakan, kemungkinan itu tetap terbuka meski akan lebih dulu menggelar rapat dengan komisaris dan Manajemen PT PSM terkait pengunduran diri pelatih asal Austria tersebut.
"Kita akan bicarakan dulu, dirapatkan bersama. Keputusan Riedl ini mengagetkan kami juga sehingga akan rapat terlebih dahulu," ujarnya.
Sementara pelatih Peter Hans Schaller menyatakan telah mendengar kabar dari Riedl. Dirinya juga merasa sedih dengan keputusan pelatih berusia 65 tahun itu untuk mundur dari tim kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan tersebut.
"Tentu keputusan itu juga menyedihkan bagi saya, tetapi kesehatannya tentu lebih penting dari pada sepakbola tentu saja," kata rekan senegara Alfred Riedl tersebut.
Mantan pelatih Persiba Balikpapan tersebut juga tidak ingin berkomentar jauh soal kemungkinan dirinya menggantikan Riedl. Dirinya juga menolak berspekulasi apakah naik menjadi pelatih kepala atau tidak.
Menurut dia, hal yang paling penting dilakukan saat ini yakni terus berupaya menjalankan program latihan yang sudah dibentuk selama ini.
Alfred Riedl melalui surat elektoniknya pada Kamis dini hari telah memutuskan mengundurkan diri sebagai pelatih PSM.
Di dalam surat elektronik yang dikirimkan, mantan pelatih tim nasional Indonesia itu menyebutkan bahwa setelah pengecekan kesehatannya Jumat, pekan lalu, ia perlu menginformasikan tidak ada perubahan berarti pada kondisi kesehatannya.
Pelatih Austria ini pada dasarnya merasa baik. Namum dokter pribadinya di Austria justru memberi saran kepadanya untuk tidak menjalankan profesinya sebagai pelatih sepak bola hingga bulan berikutnya.
"Maka dari itu, saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan saya sebagai pelatih kepala dan Direktur Sepakbola PSM Makassar mulai dari sekarang," ujarnya.
Riedl dalam suratnya tersebut sekaligus meminta maaf harus meninggalkan tim meski dirinya belum sempat mendampingi tim di kompetisi musim ini.
"Saya ingin berterima kasih kepada PSM atas kerjasamanya selama ini. Saya juga ingin berterima kasih kepada asisten pelatih, staf medis dan tentunya para pemain atas kerjasamanya," Tulis Riedl. (Antara)
Berita Terkait
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Tendang Achmad Jufriyanto, Suporter PSM Makassar Minta Maaf ke Persib Bandung
-
Persib Bandung Sampaikan Update Kondisi Pemain usai Diduga Diserang Oknum Suporter
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan