Suara.com - Manajemen PSM sepakat menunjuk Hans Peter Schaller sebagai Pelatih Kepala Tim Juku Eja untuk menggantikan posisi Alfred Riedl yang telah mengundurkan diri dari tugasnya karena terkendala masalah kesehatan.
Direktur Klub PSM Sumirlan di Makassar, Senin (27/4/2015), mengatakan penunjukan pelatih asal Austria untuk menangani tim pada lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) itu merupakan keputusan rapat antara Komisiaris dan Manajemen PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PSM) beberapa waktu lalu.
"Berdasarkan hasil rapat bersama komisaris dan Manajemen PSM, maka diputuskan Hans Peter menggantikan Alfred Riedl," katanya.
Selain membahas penunjukan Hans Peter, rapat tersebut sekaligus membahas soal kemungkinan kenaikan nilai kontrak Hans Peter setelah resmi menukangi tim kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan tersebut.
Nilai kontrak pelatih berusia 52 tahun ini memang dipastikan naik setelah jabatannya juga berubah dari asisten pelatih menjadi pelatih kepala. Tugas sebagai pelatih kepala yang tidak mudah juga menjadi salah satu pertimbangan untuk kenaikan nilai kontrak.
Untuk surat keputusan (SK) Hans Peter sebagai pelatih, Manajemen PSM berupaya menyelesaikannya dalam pekan ini.
Sebelumnya, Alfred Riedl telah mengundurkan diri sebagai pelatih kepala PSM melalui surat elektronik dikirimkan kepada Manajemen PSM, 16 April 2015. Di dalam surat elektronik yang terkirim, mantan pelatih tim nasional Indonesia itu menyebutkan bahwa setelah pengecekan kesehatannya, Jumat (24/4), ia perlu menginformasikan bahwa tidak ada perubahan berarti pada kondisi kesehatannya.
Pelatih Austria ini pada dasarnya merasa baik, namun dokter pribadinya di Austria memberi saran kepadanya untuk tidak menjalankan profesinya sebagai pelatih sepak bola hingga bulan berikutnya.
"Maka dari itu, saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan saya sebagai Pelatih Kepala dan Direktur Sepakbola PSM Makassar mulai dari sekarang, " tulis Riedl dalam surat elektroniknya tersebut.
Riedl kemudian menulis bahwa ia meminta maaf harus meninggalkan tim, padahal ia belum sempat mendampingi tim di kompetisi musim ini.
"Saya ingin berterima kasih kepada PSM atas kerjasamanya selama ini. Dan saya juga ingin berterima kasih kepada asisten pelatih, staff medis dan tentunya para pemain atas kerjasamanya," tulis Riedl lagi. (Antara)
Berita Terkait
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Tendang Achmad Jufriyanto, Suporter PSM Makassar Minta Maaf ke Persib Bandung
-
Persib Bandung Sampaikan Update Kondisi Pemain usai Diduga Diserang Oknum Suporter
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan