Suara.com - Hari ini, 31 tahun yang lalu, Andres Iniesta lahir di Fuentealbilla, Spanyol. Lelaki bernama lengkap Andres Iniesta Lujan ini adalah gelandang timnas Spanyol yang hingga kini masih berseragam Barcelona.
Salah satu pemain pilar Blaugrana, itulah Iniesta. Jebolan akademi La Masia ini sudah hampir 13 musim membela Barca. Maka tak berlebihan jika dikatakan darah biru-merah mengalir di nadi gelandang bertinggi badan 171 sentimeter ini.
Soal kemampuan mengolah si kulit bundar, sulit sekali mencari kelemahan pemain bernomor punggung 8 ini. Iniesta hampir punya segalanya.
Tak cuma handal mengawal pertahanan, Iniesta juga kerap diandalkan untuk menyerang, sekaligus mencetak gol. Intuisi dan kreativitas yang ia miliki menjadikannya playmaker jempolan yang jarang ada duanya.
Iniesta bukan tipe pemain yang suka pilih-pilih. Ia siap ditempatkan di manapun, dan akan menampilkan yang terbaik sesuai perannya. Itu sebabnya ia dijuluki "Si Pesulap" atau kadangkala "Si Jenius".
Bukan itu saja kelebihan pemain yang jadi pahlawan kemenangan timnas Spanyol di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Meski terkenal piawai menebar teror bagi tim lawan, suami Anna Ortiz ini dikenal amat santun.
Pep Guardiola, mantan arsitek Azulgrana pernah memuji sisi lain dari Iniesta. Pep mengatakan, Iniesta adalah sosok sederhana yang tak suka pamer, tak suka memakai tato, namun punya kedisiplinan dan tekad luar biasa di lapangan hijau.
Di tahun 2010, gelandang yang baru saja membantu Barca menumbangkan Bayern Munich di leg pertama semifinal Liga Champions pekan lalu, pernah jadi runner-up pemilihan Ballon d'Or, hanya setingkat di bawah rekannya Lionel Messi. Kini, pemain yang sudah merasakan enam gelar juara La Liga dan tiga gelar Liga Champions, siap menyambut gelar La Liga ketujuh dan trofi Liga Champions keempatnya bersama Barcelona.
Jika menengok kembali ke belakang, Iniesta memang sudah jadi bintang sejak remaja. Membawa tim Barcelona U15 menjuarai Nike Premier Cup tahun 1999, sosok Iniesta pernah membuat Pep Guardiola - yang kala itu masih jadi gelandang Barca - tercengang. "Bocah ini (Iniesta) akan membuat kita semua pensiun," kata Pep kepada rekannya, Xavi.
Baca Juga:
5 Fakta Memukau Messi Jelang Lawan Bayern
5 Senjata Barcelona Gagalkan Mission Impossible Bayern
Tumpul di Manchester United, Falcao Tetap Andalan Kolombia
Preview: Menanti Keajaiban di Allianz Arena
5 Fakta Menarik Jelang Laga Hidup Mati Bayern vs Barcelona
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Gaya Main Jay Idzes Disamakan dengan Bek Nottingham Forest Seharga Rp869 Miliar
-
Pemain Tertua dan Termuda yang Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Satu Tahun Tersisih, Hokky Caraka Bangga Kembali Dipanggil Timnas Indonesia
-
Izin Senior! Daftar Pemain Paling Berumur yang Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia, Hokky Caraka Singgung Soal Kepercayaan
-
Rodri Tersandung Masalah Baru, Dilaporkan ke Polisi oleh Tetangga Sendiri
-
Media Belanda Tercengang Lihat Performa Jay Idzes di Serie A, Singgung Rekor Kapten Timnas Indonesia
-
Reaksi Bojan Hodak usai Teja Paku Alam Tak Dipanggil Timnas Indonesia
-
Di Tengah Ancaman Perang, FIFA Tegaskan Piala Dunia 2026 Tetap Digelar untuk Bawa Perdamaian
-
Beckham, Klok, dan Eliano Dipanggil Timnas Indonesia, Bojan Hodak: Mereka Layak