Suara.com - Roberto Di Matteo memutuskan untuk meletakkan jabatannya sebagai pelatih Schalke 04. Keputusan tersebut disampaikan eks manajer Chelsea pada Selasa (26/5/2015) waktu Jerman.
Dalam pernyataannya, Di Matteo mengatakan bahwa perbedaan pendapat adalah faktor utama yang membuat dirinya lebih memilih untuk hengkang. Pelatih yang pernah membawa Chelsea menjuarai Liga Champions tersebut tidak setuju dengan rencana yang telah dicanangkan klub untuk musim depan.
"Saya dan Horst Heldt (Direktur Olah Raga Schalke) tidak hanya mengevaluasi performa tim dalam tujuh bulan terakhir, tapi juga rencana musim depan," kata Di Matteo.
"Saya menawarkan rencana yang memungkinkan kami meraih sukses di masa depan berikut dengan syarat-syaratnya. Jadi semakin jelas bahwa pandangan saya dengan klub sangat berbeda," tambahnya.
"Inilah alasan keputusan saya meletakkan jabatan sebagai pelatih," tegasnya.
Di Matteo mengambil alih kepemimpinan The Blue Royals pada bulan Oktober tahun lalu. Di bawah kepemimpinannya, musim ini Schalke finis di posisi ke-6 Bundesliga.
Di Matteo sendiri gagal mencapai target yang pernah dicanangkannya sendiri saat merapat ke Schalke. Yaitu mendapat tiket Liga Champions. (Reuters)
Berita Terkait
-
Indahnya Ramadan 2026 di Bundesliga: Laga Dihentikan, 6 Pemain Muslim Buka Puasa
-
Roberto Di Matteo Terkesima dengan Bintang Muda Chelsea Estevao
-
Diisukan Diincar Schalke 04, Akankah Thom Haye Pilih Karir di Liga Jerman?
-
Here We Go! Thom Haye Gabung ke Klub Juara 7 Kali Bundesliga Jerman, Bocorannya Begini
-
Dicoret dari Timnas Indonesia U-17, Althaf Khan Malah Dapat Beasiswa ke Schalke 04
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil