Suara.com - Pelatih Persipura Jayapura Oswaldo Lessa berencana pulang ke negara asalnya, Brasil, setelah adanya pembekuan PSSI oleh Menpora dan sanksi FIFA kepada induk organisasi sepak bola di Tanah Air itu.
"Minggu depan saya pulang ke Brasil," katanya Jumat (5/6) petang.
Pembekuan PSSI oleh Menpora yang berakibat jatuhnya sanksi dari FIFA pada akhir bulan lalu telah menggugurkan skuad Mutiara Hitam untuk berlaga di babak 16 besar AFC Cup 2015.
"Semua sedih, semua sedang pikirkan sepak bola, tim Persipura bagus namun tidak bisa berlaga lagi, tapi terima kasih untuk semua dukungan," katanya.
Oswaldo berharap kisruh sepak bola di Tanah Air bisa segera selesai sehingga tim Persipura Jayapura bisa kembali lagi berkompetisi.
"Saya pikir dan percaya mereka (Menpora dan PSSI) bisa memperbaiki keadaan yang ada, karena bukan saya saja, banyak orang cinta Persipura, harapannya ada solusi," katanya.
Ketika persepakbolaan di Tanah Air kembali bergulir dan PSSI bisa menyelenggarakan kompetisi lagi, Oswaldo mengatakan dia bisa kembali lagi ke Indonesia dan melatih tim Persipura Jayapura.
"Ini memang situasi yang sulit, tidak tahu ada kompetisi atau tidak, tidak ada orang yang tahu dan bisa jawab itu, tapi kalau situasi membaik saya bisa kembali dan saya sudah berbicara dengan Persipura. Kalau situasi baik, Desember sudah bisa kembali," katanya.
Sebelumnya, Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tommy Mano membubarkan Tim Persipura pada musim ini pascapembekuan PSSI oleh Menpora dan sanksi yang dijatuhkan oleh FIFA kepada PSSI pada akhir Mei 2015.
"Hari ini, jam ini, dan detik ini, Tim Persipura Jayapura dibubarkan," kata Benhur Tommy Mano. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Erick Thohir Ada Agenda sebagai Menpora, PSSI Tunda Evaluasi Kegagalan John Herdman
-
Timnas Indonesia Main Dua Stadion Ikonik Akan Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026
-
Bukan Erick Thohir Wakili PSSI, Yunus Nusi Maju Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF
-
PSSI Pasang Badan, Minta Fans Tak Hujat Pemain Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar
-
Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan
-
Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama
-
Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi
-
Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor
-
Pemadaman Kebakaran Hutan di Palangka Raya Terkendala Minimnya Sumber Air
-
Satelit AI Lampung-1 Meluncur dari China, Canggih Tapi Berisiko Data Leak?
-
336 Ribu Berebut 5.500 Kuota HUT RI di Istana, Warga yang Belum Pernah Hadir Diprioritaskan
-
Utamakan Hak Pendidikan Anak, Farhan Nekat Ambil Keputusan Berat Soal Pembangunan SDN 026
-
Pelajar Tertabrak Commuter Line, Perjalanan KA Lintas Rangkasbitung Sempat Terganggu