Suara.com - Bintang Barcelona Neymar mengesampingkan posisi Barcelona yang lebih diunggulkan di final Liga Champions melawan Juventus. Juara La Liga akan berusaha memenangkan gelar Eropa kelima mereka di Berlin.
"Dalam sepak bola tidak ada favorit di final. Kami adalah dua tim dengan sejumlah pemain berkualitas dan ini final. Selama 90 menit kami harus bermain dan mencoba sebaik mungkin dan menang," ujarnya.
Neymar mengatakan Juventus adalah juara Serie A yang layak dihormati. Dia juga mengungkapkan kekagumannya kepada kiper sekaligus kapten Juve berusia 37 tahun, Gianluigi Buffon.
"Buffon kiper bagus yang menjadi bagian sejarah sepak bola. Sejak kecil saya telah mengikutinya, saya menggunakan namanya di Playstation dan saya adalah penggemar berat. Tapi saya akan sangat senang jika bisa mengalahkan dia besok," ungkapnya.
Neymar melihat Juventus sebagai tim besar. Bianconeri, kata pemain internasional Brasil, melaju ke final bukan karena kebetulan.
"Juventus adalah tim hebat. Ini bukan final yang kebetulan dan kami tahu itu akan menjadi pertandingan besar, sulit," kata Neymar. (Scoresway)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing