Suara.com - Mantan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) Haryo Yuniarto menyarankan agar Menteri Pemuda dan Olahraga dan pihak Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia duduk bersama untuk menyelesaikan persoalan sepak bola nasional.
"Jadi seharusnya mereka duduk bersama (membenahi persepakbolaan Indonesia)," kata Haryo seperti dikutip dari laman resmi PSSI di Jakarta, Rabu (17/6/2015).
Menurut Haryo seharusnya Menpora melakukan perbaikan tata kelola sepak bola nasional bersama PSSI yang bertindak sebagai induk organisasi olahraga tersebut.
Ia berpendapat perbaikan tata kelola sepak bola Indonesia seharusnya dilakukan oleh pihak-pihak yang terlibat dan tidak bisa oleh satu pihak saja.
"Permasalahan ini bukan pada induk organisasi olahraganya tapi bagaimana Menpora Imam Nahrawi mau menyelesaikan permasalahan persepakbolaan ini dengan elegan dan baik. Karena pemerintah sekuat apapun tidak bisa menyelesaikannya sendiri, dia harus mengajak 'stake holder' olahraga utamanya," kata Haryo.
Ia menilai Menpora memiliki niat baik untuk memperbaiki persepakbolaan Indonesia. Namun ia menekankan agar Menpora tidak hanya melakukan kuasanya untuk memperbaiki sepak bola sendirian tanpa pihak lain.
" Keinginan Menpora sebagai pemerintah baik, ingin memperbaiki tata kelola sepak bola, PSSI juga mengatakan kami siap untuk diperbaiki. Artinya, dua keinginan ini sudah menyatu. Sekarang bagaimana realisasinya saja," ujar dia.
Haryo menilai permasalahan sepak bola Indonesia akan cepat selesai jika Menpora dan PSSI berunding dalam suatu pertemuan.
"Ketika kedua'komponen ini bisa bersatu untuk bertemu saya yakin permasalahan itu akan selesai," kata dia.
Komisi X DPR RI juga telah meminta Menpora melakukan pertemuan dengan pihak PSSI untuk mencari solusi penyelesaian permasalahan sepak bola nasional.
Kesepakatan dari rapat kerja antara Kemenpora dengan Komisi X DPR RI pada Rabu (10/6) tersebut memberikan batas waktu pertemuan Menpora-PSSI hingga 23 Juni 2015. (Antara)
Berita Terkait
-
Erick Thohir Apresiasi Timnas Putri usai Juara AFF Women's Cup 2026
-
Timnas Putri Indonesia Back-to-Back Juara Piala AFF 2026, Erick Thohir Angkat Topi
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Gianni Infantino Mau Dilengserkan, Bisakah Erick Thohir Jadi Calon Presiden FIFA?
-
Timnas Indonesia Tanpa Pesawat Carter di Piala AFF 2026, Sumardji Jamin Fasilitas Tetap Maksimal
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi