Suara.com - Tim Argentina dipastikan tidak akan ditemani oleh pelatihnya di lapangan saat menghadapi Jamaika di Copa America. Pasalnya, pelatih Gerardo Martino harus menjalani skorsing satu pertandingan tidak boleh mendampingi skuatnya di lapangan
Martino dikeluarkan dari pinggir lapangan oleh wasit asal Brasil Sandro Ricci saat skuatnya mengalahkan Uruguay 1-0 di Grup B di La Serena kemarin. Pelatih Argentina ini masuk ke lapangan dan meminta ofisial menghentikan pertandingan.
Ia menunjukkan Nicolas Lodeiro seharusnya mendapatkan kartu kuning karena melakukan pelanggaran kepada pemainnya, Javier Mascherano. Namun bukan keuntungan didapat oleh Martino namun justru hukuman yang membuatnya tak bisa mendampingi skuatnya satu laga.
Meski demikian, Martino tidak mengajukan komplain atas hukuman tersebut. "Saya dikeluarkan karena saya masuk ke lapangan," ungkap pelatih tim Argentina ini seperti dilansir Scoresway.
Martino hanya akan menyaksikan skuatnya menghadapi Jamaika di Estadio Sausalito padalaga terakhir grup dari bangku penonton. Ia juga tidak diperbolehkan melakukan kontak dengan pemain atau staffnya saat berada di stadion.
Argentina saat ini memiliki poin yang sama dengan Paraguay dengan empat poin untuk lolos ke babak berikutnya. Menghadapi negara asal Karibia ini akan sangat penting bagi Argentina guna merebut posisi puncak grup .
Berita Terkait
-
Gerardo Martino: Messi Datang ke Inter Miami untuk Bersaing, Bukan Liburan
-
Setelah Messi dan Busquets, Inter Miami Kini Bidik Eks Pelatih Barcelona
-
5 Pelatih Mahal yang Gagal Melangkah Jauh di Piala Dunia 2022, 2 Tersingkir di Fase Grup
-
6 Pelatih yang Mundur Usai Gagal di Piala Dunia 2022, Terakhir Tite
-
2 Pelatih yang Hilang Jabatan pasca Gagal Total di Piala Dunia 2022
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Bawa Tuntutan Hukum Mati Koruptor, Botok Cs Diterima Masuk ke Rapat Paripurna DPR
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
Terkini
-
Kabut Asap: Kasus ISPA Riau Tembus 1.960, Pekanbaru dan Pelalawan Tertinggi
-
Meski Tak Mati Terbakar, Satwa Liar Tetap Terancam Karhutla
-
Spanduk Jangan Ganggu Mandat 5 Tahun Presiden Prabowo Terbentang di JPO Senayan
-
Maki-maki Netizen Malaysia kepada Presiden Prabowo Gegara Karhutla, Disuruh Ganti Nama
-
Massa Terus Padati Gedung DPR, Polisi Perketat Penjagaan dan Lakukan Pemeriksaan Acak
-
Anwar Ibrahim: Ya Allah Kendalikan Kabut Asap Kebakaran Hutan Agar Bisa Dirayakan HUT Malaysia
-
Dua Karyawan Jasa Pengolahan Uang Diduga Gelapkan Dana ATM BRI Rp10,15 Juta
-
Stafsus Menhut Raja Juli Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Ungkap Alasannya
-
Bawa Tuntutan Hukum Mati Koruptor, Botok Cs Diterima Masuk ke Rapat Paripurna DPR
-
The Remarried Empress Umumkan Jadwal Tayang Perdana, Catat Tanggalnya!