Persegres Gresik United yang sudah dipastikan tak lolos ke babak delapan besar bertekad merebut kemenangan saat melawan Persipasi Bandung Raya (PBR) pada laga terakhir Turnamen Piala Presiden Grup D di Stadion Mattoanging Makassar, Sulsel, Selasa (8/9/2015).
Pelatih Persegres Gresik United, Liestiadi di Makassar, Sabtu (5/9/2015), mengatakan kemenangan laga terakhir tetap penting demi menjaga motivasi pemain, khususnya bagi pemain muda, saat tampil di Indonesia Super League (ISL) musim depan.
"Kami target menang lawan PBR. Ini juga upaya kita menjaga motivasi pemain jika pada saatnya nanti kompetisi ISL jadi terlaksana," katanya.
Selain faktor motivasi pemain, kata dia, kemenangan juga akan menghindarkan posisi juru kunci di klasemen akhir penyisihan Grup D Makassar. Dua kali kalah menempatkan Persegres berada di urutan buncit di klasemen sementara. Sedangkan PBR, meski juga belum memiliki poin namun dari jumlah produktivitas atau kemasukan gol lebih baik dari tim Persegres Gresik.
Pada pertandingan terakhir Grup D itu juga, sambung dia, sekaligus dimanfaatkan untuk memberikan kesempatan bagi pemain muda yang belum mendapat jam terbang lebih banyak pada turnamen yang sebelumnya bernama Piala Indonesia Satu (PIS) tersebut.
Untuk pemain muda, Liestiadi mengaku pada umumnya diperkuat pemain belum banyak pengalaman berlaga di kompetisi besar.
"Kami akan memanfaatkan ini untuk mengasah potensi pemain muda kita yang memang cukup banyak. Mudah-mudahan pada pertandingan nanti bisa mengeluarkan kemampuan terbaik dan membantu tim meraih kemenangan," ujarnya.
Terkait kekalahan 1-3 dari Pusamania, Jumat sore, dirinya mengaku jika permainan tim asal Kalimantan Timur itu memang baik. Kehadiran para pemain bintang seperti Hamkah Hamzah, Ponaryo Astaman, M Roby hingga rekrutan anyar Boaz Salossa membuat tim tersebut layak memenangkan pertandingan.
Sementara untuk kinerja wasit yang memimpin pertandingan, dirinya mengaku tidak ingin banyak berkomentar. Apalagi masyarakat bisa melihat langsung pertandingan tersebut.
"Khusus menghadapi PBR, tentunya juga tidak akan menyia-nyiakan pertandingan terakhir nanti untuk meraih poin. Kami sendiri optimistis bisa merebut kememangan pada laga nanti," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Pesan Bijak Cristiano Ronaldo Untuk Portugal Jelang Laga Penentuan Lawan Kolombia
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
3 Negara yang Pernah Dibantai Portugal dengan 5+ Gol di Piala Dunia
-
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Hanya Kalah dari Messi dan Ronaldo, Luka Modric Ukir Sejarah Spesial di Piala Dunia 2026
-
Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris