Suara.com - Salah satu tim raksasa Liga Inggris, Liverpool, harus puas dengan hasil imbang di laga perdananya di Liga Europa. Bermain di markas Girondins Bordeaux di Stadion Bordeaux-Atlantique, Kamis (17/9/2015) malam, mereka hanya bisa mencatatkan skor 1-1.
Meskipun hanya meraih hasil imbang, tim Liverpool sebenarnya dalam pertandingan ini banyak dipuji, terutama berkat penampilan para pemain mudanya yang menjanjikan. Sementara Bordeaux sendiri juga agaknya merasa cukup puas, mengingat mereka pun tampil tanpa sejumlah pilar utamanya.
Setelah bermain imbang tanpa gol di babak pertama, kedua tim memasuki paruh kedua pertandingan dengan tekad sama-sama ingin mendapatkan gol yang ditunggu. Liverpool-lah yang akhirnya mendapatkannya lebih awal, tepatnya di menit ke-65 lewat Adam Lallana.
Untuk beberapa waktu, kelihatannya seolah gol tersebut akan menjadi poin kemenangan bagi The Reds. Namun nyatanya, Jussie yang baru dimasukkan Bordeaux di menit ke-69, menjadi pemecah kebuntuan bagi timnya sekaligus menyelamatkan mereka dari kekalahan.
Hal itu dilakukannya lewat golnya di menit ke-81. Dan gol pemain asal Brasil itu pun nyatanya jadi pengunci skor laga tersebut, yang berkesudahan dengan angka 1-1.
Sementata itu di pertandingan lainnya, salah satu tim asal Italia yakni Napoli, justru berpesta gol ke gawang lawannya. Menjamu tim asal Belgia, Club Bruges, di stadion kebanggaan mereka yakni San Paolo, Napoli menang telak dengan skor 5-0.
Napoli yang jelas-jelas menguasai pertandingan, sudah membuka gol sejak menit ke-5, tepatnya lewat Jose Callejon yang memanfaatkan bola dari Jorginho. Tidak cukup satu, dua gol lain nyatanya berhasil dicetak pemain Napoli di babak pertama. Kedua gol tersebut diciptakan oleh Dries Mertens, masing-masing di menit ke-19 dan ke-25.
Di babak kedua, tepatnya memasuki menit ke-53, giliran Marek Hamsik menyumbangkan gol untuk Napoli. Terakhir, Callejon yang ternyata masih bersemangat, kembali mencetak gol di menit ke-77, yang sekaligus menjadi gol terakhir malam itu yang memastikan Napoli menang 5-0.
Berita Terkait
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Baru Rekrut Jeremy Jacquet, Liverpool Siap Buang Duit Rp1 T demi Dapatkan Bek Leverkusen
-
Drama Menit Akhir Bursa Transfer, Liverpool Blokade Curtis Jones ke Inter Milan
-
Florian Wirtz Bisa Setara dengan Kevin De Bruyne, Hugo Ekitike Lebih Baik dari Fernando Torres
-
Liverpool Tebus Jeremy Jacquet dari Rennes Rp1,37 Triliun!
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Profil Liu Jianqiao Wasit Cina di Final Piala Asia Futsal 2026 Banyak Kontroversi
-
Kirim Doa untuk Timnas Futsal Indonesia, Akun Divisi Humas Polri Malah Dirujak Netizen
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Profil Israr Megantara, Anak Tambun yang Hancurkan Iran
-
King Emyu Minggir Dulu, King Indo Trending! Timnas Futsal Indonesia Hajar Iran
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata