Suara.com - Manajemen Arema Cronus Indonesia Malang memilih pasif dan tidak mau pusing memikirkan ajang Piala Jenderal Sudirman. Pasalnya, sampai saat ini belum ada regulasi yang jelas dari pihak penyelenggara, Mahaka Sport and Entertainment.
General Manager Arema Ruddy Widodo, mengatakan selain regulasi yang belum jelas dan ada kepastian, masalah teknis dan penunjukan sebagai tuan rumah juga belum ada kejelasan.
"Kabarnya Malang menjadi salah satu tuan rumah grup, tapi ya belum ada kepastian. Kami sudah kirim surat keikutsertaan di Piala Jenderal Sudirman, namun belum ada balasan dan pertemuan manajemen lagi, padahal turnamen itu dijadwalkan digelar mulai pertengahan November 2015 hingga Januari 2016," kata Ruddy, Sabtu (31/10/2015).
Saat ini, kata Ruddy, Arema masih fokus pada laga uji coba dengan Martapura FC di Stadion Demang Lehman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
"Kami fokus dulu ke laga uji coba, sekaligus melihat pemain baru untuk diseleksi. Masalah kompetisi kami tunggu saja kelanjutannya bagaimana, sebab masih ada waktu bagi Arema untuk mempersiapkan diri di ajang Piala Sudirman," katanya.
Ia mengakui saat ini manajemen Arema masih memilih bersikap pasif dalam penyelenggaran turnamen yang digagas TNI dan dioperatori Mahaka Sports and Enterteinment itu. Masih minimnya informasi terkait pelaksanaan dan sistem turnamen itu menjadi salah satu faktor yang membuat manajemen Arema belum mengambil langkah khusus.
Ruddy mengaku hingga saat ini pihaknya belum menerima informasi resmi terkait sistem pelaksanaan pertandingan turnamen Piala Jenderal Sudirman.
"Biasanya kan ada manajer meeting, tetapi sampai sekarang belum ada undangan untuk itu, apalagi kabarnya Arema juga ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah penyelenggara babak penyisihan grup," ujarnya.
Bahkan, lanjutnya, kabar tang terbaru, stadion Kanjuruhan Kepanjen juga ditunjuk sebagai lokasi pembukaan pertandingan Piala Jenderal Sudirman 14 November nanti. Hanya saja, manajemen maupun Panpel Arema masih belum bisa memberikan informasi apa-apa soal turnamen tersebut karena belum ada informasi detail terkait turnamen itu.
Menjelang bergulirnya turnamen Piala Jederal Sudirman, Arema menghadapi Martapura FC dan Persis Solo dalam laga persahabatan (uji coba). Di ajang uji coba tersebut, Arema sekaligus melakukan seleksi terhadap sejumlah pemain yang baru bergabung, baik pemain lokal maupun asing.
Sebab, usai turnamen Piala Presiden sejumlah pemain inti Arema memilih beristirahat dan menghabiskan waktu bersama keluarga, bahkan ada yang bergabung dengan tim lain, sehingga pelatih harus merekrut pemain baru sebagai persiapan di ajang Piala Sudirman.
Dalam laga persahabatan dijamu Martapura FC, Sabtu (31/10), Arema juga menyertakan enam pemain yang menjalani seleksi, yakni dua pemain lokal serta empat pemain asing. (Antara)
Berita Terkait
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M
-
Indonesia Gagal ke Final Piala Sudirman 2025: PBSI Soroti Pelapis yang "Luar Biasa"
-
Jadwal Indonesia vs Denmark di Piala Sudirman 2025, Main Pagi Ini!
-
Sudirman Cup 2025: Jadwal Laga Hari Pertama Babak Group Stage
-
Daftar Pemain Indonesia vs Inggris di Piala Sudirman 2025 Hari Ini, Fajar/Rian Pembuka
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan