Suara.com - Tim Arema Cronus mengusung seluruh kekuatan pemain menghadapi babak delapan besar grup E Piala Jenderal Sudirman yang dimulai Minggu 13 Desember 2015 di Stadion Internasional Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta.
"Kami membawa seluruh kekuatan pemain. Ada 24 pemain yang kami bawa, saat ini semua dalam kondisi baik dan siap tempur," kata Joko Susilo di Yogyakarta, Jumat.
Menurut dia, rombongan Arema Cronus yang tiba di Yogyakarta pada Kamis (10/12) sore tersebut langsung melakukan latihan persiapan di Lapangan Universitas Negeri Yogyakarta pada Jumat pagi.
"Kami sengaja langsung melakukan latihan, dalam latihan perdana di Yogyakarta ini, lebih difokuskan pada taktik dan 'maintenance' kondisi pemain. Selain itu tadi kita ulang sedikit taktik agar pemain tidak lupa," katanya.
Ia mengatakan, menjelang duel perdana babak delapan besar grup E pihaknya memang langsung menggenjot latihan untuk dapat memenuhi target memenangkan pertandingan melawan tim tangguh Persipura Jayapura.
"Kami optimistis mampu memenangkan pertandingan melawan Persipura, meskipun tim lawan juga bukan merupakan tim yang mudah untuk dikalahkan. Namun dengan kekuatan penuh kami yakin bisa meraih kemenangan," katanya.
Joko mengatakan, saat ini Persipura memiliki kekuatan lebih dan kuat di semua lini, sehingga dirinya menekankan kepada semua pemain untuk tidak lengah dan tetap fokus menjaga konsentrasi.
"Para pemain Persipura punya 'power' dan kecepatan serta teknik individual yang bagus. Kami harus main dengan penuh disiplin dan tidak boleh lengah," katanya.
Ia mengatakan, absennya pemain andalan Persipura Boaz Salossa tidak menjadi alasan para pemain untuk lengah dan meremehkan lawan.
"Kami tidak terlalu memikirkan absennya Boaz, kami lebih fokus untuk mempersiapkan tim sendiri," katanya.
Pada babak delapan besar ini Arema Cronus yang menargetkan lolos ke semifinal ini akan bertemu dengan tim tangguh Persipura pada jam pertama, sedangkan pada jam ke dua akan dipertandingkan antara Persebaya United melawan Pusamania Borneo.
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan