Suara.com - Kapten Manchester City Vincent Kompany terancam menepi untuk waktu yang cukup lama. Menurut manajer City, Manuel Pellegrini, pemain asal Belgia diperkirakan baru bisa kembali memperkuat The Citizens pada akhir musim.
Sejumlah cedera telah membatasi pemain 29 tahun ini sehingga hanya bermain pada sembilan pertandingan Liga Utama Inggris musim ini, dan ia tidak bermain lagi sejak tampil sebagai pemain pengganti di babak kedua saat City menang 4-1 atas Sunderland di Liga Utama Inggris pada 26 Desember.
Kompany hanya bermain selama sembilan menit saat melawan "The Black Cats" setelah terganggu dengan cedera betis yang telah merongrongnya selama beberapa musim terakhir, dan Pellegrini mengatakan pada Selasa bahwa ia belum pasti kapan pemain Belgia itu akan kembali.
"Saat ini sulit untuk mengatakan kepada Anda pembaruan mengenai hal itu," kata sang pelatih kepada para pewarta.
"Vincent telah melakukan banyak hal yang berbeda untuk berusaha memahami dan menemukan alasan mengapa ia mengalami begitu banyak cedera." "Mungkin tidak terlalu dini, namun untuk fase terakhir musim ia dapat kembali bugar." City hanya kemasukan satu gol di Liga Utama Inggris saat Kompany berada di lapangan, namun hanya mencatatkan satu "clean sheet" dari 11 pertandingan saat ia absen.
Gelandang David Silva mendesak rekan-rekan setimnya untuk mengatasi absennya sang bek tengah.
"Ia merupakan pemain kunci dan kapten kami. Dengan atau tanpa dia, kami harus bekerja keras untuk lebih sedikit kemasukan. Itu adalah tugas yang harus kami ini sebelum terlalu lama," tuturnya.
"Tim manapun akan kehilangan kapten mereka ketika mereka absen dan kami bukan perkecualian. Ketika Anda melihat ke seantero lapangan terdapat banyak figur yang akan mengisi posisi itu ketika diperlukan." City berada di peringkat ketiga di klasemen Liga Utama Inggris dan akan berhadapan dengan tim peringkat ke-11 Everton pada Rabu malam. (Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Lawan Tim yang Diperkuat Polisi Berusia 50 Tahun, Bayern Munich Menang Telak 15-0
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
-
Duo Man City Panas! Rodri Akui Salah Usai Ejek Bernardo Silva yang Gagal Cetak Gol
-
Tersingkir di Piala Dunia 2026, Riyad Mahrez Nyatakan Pensiun dari Timnas Aljazair?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan