- Peter Crouch memprediksi Manchester City menang tipis 1-0 atas Manchester United di Old Trafford pada Minggu.
- Manchester United memiliki lini depan berbahaya, tetapi lini belakangnya sudah kebobolan enam gol dari tiga laga.
- Manchester City asuhan Enzo Maresca memimpin klasemen sementara dan mencatat empat kemenangan beruntun di semua kompetisi.
Suara.com - Mantan striker Liverpool, Peter Crouch, memberikan prediksi untuk duel Manchester United vs Manchester City dalam derby Manchester di Old Trafford, Minggu (13/9/2026).
Crouch menilai Manchester United memiliki kekuatan di lini depan yang mampu membuat Manchester City kesulitan.
Namun, ia tetap menjagokan City untuk keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 1-0.
“Menurut saya, ini mungkin bisa menjadi katalis bagi mereka,” kata Crouch dalam That Peter Crouch Podcast.
Crouch melihat Manchester United memiliki sejumlah pemain yang dapat menjadi ancaman serius bagi pertahanan City.
Bryan Mbeumo, Matheus Cunha, Bruno Fernandes, hingga Marcus Rashford dinilai memiliki kualitas untuk menciptakan masalah.
“Saya tahu City telah memenangkan tiga pertandingan, tetapi menurut saya mereka belum berada dalam performa terbaik. Dan saya pikir United bisa melukai Anda,” ujar Crouch.
“Kalau melihat Mbeumo, Cunha, Bruno Fernandes, Rashford, ada pemain-pemain di sana yang bisa menyakiti lawan,” lanjutnya.
Manchester United memang belum menunjukkan performa yang meyakinkan sejak Michael Carrick menjadi manajer permanen. Mereka mengawali Premier League dengan kekalahan mengejutkan 0-2 dari tim promosi Hull City.
Setelah itu, United bangkit dengan menghancurkan Ipswich Town 5-2.
Namun, konsistensi mereka kembali dipertanyakan setelah hanya bermain imbang 2-2 saat bertandang ke Everton.
Hasil tersebut membuat United baru mengumpulkan empat poin dari tiga pertandingan dan berada di posisi ke-11 klasemen menjelang derby.
Masalah terbesar Carrick berada di lini belakang. United sudah kebobolan enam gol dalam tiga pertandingan Premier League.
Situasi berbeda dialami Manchester City. Setelah kalah dalam Community Shield, tim asuhan Enzo Maresca tersebut mampu bangkit dan meraih empat kemenangan beruntun di semua kompetisi.
City bahkan berada di puncak klasemen Premier League pada awal musim ini. Mereka unggul atas Arsenal berkat selisih gol.