Suara.com - Laga amal bagi pemain muda Indonesia yang saat ini dibekap cedera sehingga tidak bisa lagi beraktifitas sebagai pesepak bola akan digelar di dua kota yaitu Solo pada 4 Februari 2016 dan Sleman pada 6 Februari 2016.
Perwakilan PT Gilbol Indonesia selaku pemrakarsa kegiatan, Yon Moeis mengatakan pertandingan ini telah terprogram cukup lama. Hal ini didasari banyaknya pemain muda Indonesia yang mengalami cedera sebelum masa puncak dan mulai ditinggalkan oleh klub.
"Laga amal ini adalah yang kedua kalinya. Yang pertama untuk almarhum Lucky Acub dan Rusdi Bahalwan. Dan saat ini untuk tiga pemain muda ini," kata Yon Moeis di sela jumpa pers laga amal yang sedianya akan disiarkan langsung oleh televisi nasional Trans 7 itu.
Tiga pemain Indonesia yang mendapatkan perhatian pada laga amal ini adalah dua mantan pemain muda Persija Jakarta yaitu Alvin Tuasalamony dan Abdul Rahman Lestaluhu. Selain itu ada mantan pemain nasional Muhammad Nasuha. Pemain ini sebelumnya telah diakui kemampuannya.
Tidak hanya untuk pemain, pertandingan amal yang juga didukung oleh Flypower ini juga dipersembahkan untuk mantan pelatih nasional Sofyan Hadi yang saat ini menderita kanker tulang.
"Mereka (Alvin, Abdul dan Nasuha) tidak main pada pertandingan ini. Tapi mereka akan hadir di dua pertandingan itu. Begitu juga mantan pelatih nasional Sofyan Hadi," kata pria yang juga seorang wartawan senior itu.
Terkait dipilihkan dua kota yaitu Solo dan Sleman sebagai tuan rumah, Yon Moeis menjelaskan jika didua kota tersebut animo masyarakat akan melihat pertandingan sepak bola sangat tinggi. Pihaknya berharap dengan adanya laga amal yang diikuti pemain nasional itu akan menjadi daya tarik sendiri.
"Pemain sudah kami hubungi dan menyatakan siap. Yang jelas pada pertandingan ini kami tidak membuat harga tiket mahal. Bagi kami yang penting stadion terisi penuh," kata pria yang akrab dipanggil Bang Yon itu.
Meski pertandingan ini adalah laga amal, Yon Moeis tidak menjelaskan dengan detail berapa besar dana yang akan didonasikan kepada tiga pemain dan satu mantan pelatih nasional itu.
Sementara itu salah satu pemain muda yang mengalami cedera, Alvin Tuasalamony mengaku sangat bersyukur dengan kegiatan laga amal ini. Pihaknya berharap pertandingan ini bisa memotivasi untuk terus berusaha sembuh dan kembali bisa bermain.
"Pertandingan ini sangat baik buat kita terutama untuk motivasi. Kami ingin cepat sembuh dan bermain lagi," kata pemain asal Tulehu Ambon itu.
Hal yang sama dikatakan Abdul Rahmad Lestaluhu dan Muhammad Nasuha. Pertandingan ini merupakan sebuah perhatian dari insan sepak bola Indonesia. Pihaknya berharap semuanya bisa menjadi motivasi lebih untuk sembuh dan kembali aktif dipersepakbolaan nasional. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut