- Pandji Pragiwaksono tergerak mendirikan Yayasan Pita Kuning setelah melihat langsung kondisi anak penderita kanker saat syuting acara "Kena Deh" pada 2006.
- Pita Kuning menggelar laga amal mini soccer pada 23 Mei 2026 untuk menggalang dana sekaligus memberi semangat kepada anak-anak pejuang kanker.
- Yayasan ini didukung tokoh seperti Indro Warkop untuk memberikan perawatan paliatif dan memastikan hak anak-anak prasejahtera tetap terpenuhi meski dalam masa pengobatan.
Suara.com - Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia yang didirikan komika Pandji Pragiwaksono kembali menggelar laga amal mini soccer.
Laga ini bertajuk Cepak Bola 2026. Nama "Cepak" merujuk pada kondisi rambut anak-anak penderita kanker yang menipis atau botak pasca-kemoterapi. Pita Kuning adalah yayasan yang mendampingi anak-anak pejuang kanker.
Acara ini sengaja dikonsep dengan gembira untuk mematahkan stigma bahwa isu kanker harus selalu diwarnai kesedihan.
"Kita enggak mau campaign cancer auranya pasti kayak sedih. Kita pengin sebaliknya, narik semangat. Anak-anak ini butuh support," kata Hanru Emil, Co-founder agensi Ambilhati selaku pemrakarsa ide, saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu, 13 Mei 2026.
"Persis kayak sepak bola, it's a teamwork. Kita bareng-bareng sama anak-anak ini nunjukin bahwa you can do it," tambahnya.
Ajang charity mini soccer ini akan digelar pada Sabtu, 23 Mei 2026 di lapangan Triboon Cilandak, Jakarta Selatan.
Pertandingan ini mempertemukan dua basis suporter raksasa, yakni United Indonesia (Manchester United) dan Indo Barca (Barcelona).
Laga dipastikan makin panas dengan hadirnya eks penggawa Timnas Indonesia, Ismed Sofyan dan Atep, yang nantinya akan diundi untuk masuk ke dalam tim, serta keterlibatan komika Afif Xavi.
Baca Juga: Dikabarkan Latih Tim Mini Soccer di Indonesia, Ini Rekam Jejak Karier Shin Tae-yong
Seluruh donasi audiens dan hasil lelang jersey pemain akan disumbangkan 100 persen.
Dana tersebut sangat krusial bagi kelangsungan hidup puluhan anak dampingan Pita Kuning usia 0-18 tahun yang kini tersebar di Jabodetabek, Yogyakarta, dan Bali.
Yayasan tidak sekadar fokus pada pengobatan medis, melainkan perawatan paliatif dan pemenuhan hak anak.
"Tujuannya di sini kami bukan untuk menjanjikan kesembuhan. Tapi kami mendampingi mereka untuk bisa memperbaiki kualitas hidup mereka, sehingga bisa mendapatkan hak untuk bisa tetap bermain, belajar, dan tumbuh," pungkas Tyas.
Peran Pandji Pragiwaksono
Di balik sosoknya yang kerap mengundang tawa, komika Pandji Pragiwaksono memiliki rekam jejak panjang dalam mendampingi anak-anak pejuang kanker dari keluarga prasejahtera.
Berita Terkait
-
Kalahkan Brasil, Timnas Indonesia Lolos Final Piala Dunia Mini Soccer 2026
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Gelar Laga Cepak Bola, Yayasan Pita Kuning Wujudkan Impian Pasien Kanker Anak
-
Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis
-
Pandji Pragiwaksono Rilis Buku Mens Rea April Mendatang, Bedah Data di Balik Materi Komedi
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan
-
Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia