Suara.com - Ferdinand Sinaga siap memperkuat PSM Makassar. Mantan Pemain Terbaik ISL ini sudah menyatakan kesepakatan untuk bergabung dan memperkuat PSM pada ajang Indonesia Super Competition (ISC) yang rencana digulirkan April 2016.
Direktur Klub PSM, Sumirlan mengatakan kesepakatan manajemen dan Ferdinand telah tercapai hari ini sekitar pukul 10.00 Wita.
"Pembicaraan kami dengan Ferdinand Sinaga berjalan cepat bahkan dalam hitungan beberapa menit saja. Pembicaraan ini memang berjalan lancar karena kedua belah pihak memang ada ketertarikan satu dengan yang lain," kata Sumirlan di Makassar, Selasa (16/2/2016).
Mantan pemain PSM era 80-an itu menjelaskan, manajemen memang membutuhkan tenaga mantan pemain Sriwijaya FC itu untuk lebih mempertajam barisan depan tim Juku Eja. Karakter Ferdinand yang cepat dan punya ketajaman diharapkan mampu mengangkat penampilan tim kedepan.
Selain itu, kata dia, Ferdinand juga memiliki komitmen yang begitu tinggi membela PSM. Hal itu bisa dilihat dari jumlah atau nilai kontrak yang diminta ke manajemen tidak terlalu tinggi.
"Soal nilai kontrak, tentu itu menjadi privasi pemain. Namun untuk jumlahnya memang lebih terjangkau dengan keuangan PSM. Ini karena Ferdinand memang punya keinginan bisa memperkuat tim asal Makassar ini," ujarnya.
Untuk Ferdinand sendiri memang sudah bergabung dalam latihan PSM sejak Senin. Dan ferdinand juga terlihat ikut bersama pemain lain berlatih di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, hari ini.
"Jika Ferdinand ikut latihan maka sudah pasti bergabung. Ini memang kesepakatan kami untuk sama-sama mengangkat performa tim di kompetisi jangka panjang," katanya.
Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) PSM, Munafri Arifuddin, menyatakan Manajemen PT Pagolona Sulawesi Mandiri yang menaungi tim PSM Makassar telah memberikan kebebasan penuh pada Pelatih Kepala Luciano Leandro dalam menentukan pemain yang dinilai layak memperkuat tim Juku Eja di Indonesia Super Competition (ISC) 2016.
"Proses rekrutmen pemain memang kita berikan otoritas penuh kepada pelatih kepala Luciano Leandro. Ini memang sengaja kita lakukan agar bisa menentukan bentuk tim yang diinginkan," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Resmi Gabung PSM Makassar, Sergio Aguero Bakal Ramaikan Super League 2026/2027
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Tendang Achmad Jufriyanto, Suporter PSM Makassar Minta Maaf ke Persib Bandung
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar