Suara.com - Pelatih Kepala PSM Makassar Luciano Leandro menolak mengikuti turnamen Piala Kaltim pada 27 Februari 2016. Alasan Leandro beralasan bahwa komposisi tim yang dimilikinya saat ini belum siap.
Pelatih Luciano Leandro mengatakan dirinya saat ini memilih fokus dalam menjalankan program latihan yang telah diserahkan ke Manajemen. Keputusan lebih fokus ke program agar hasil latihan tim PSM lebih maksimal dan sesuai dengan harapan.
"Saya ingin agar program latihan jangka panjang ini berjalan secara sistematis. Kalau kesana (turnamen Piala Gubernur Kaltim) terlalu dekat. Maka lebih baik kita latihan di sini setelah itu kita siapkan uji coba," kata Leandro di Makassar, Jumat (19/2/2016).
Turnamen sepak bola Piala Kaltim akan dilaksanakan di tiga lokasi masing-masing di Balikpapan, Samarinda dan Tenggarong.
Pelatih asal Brasil itu menjelaskan, keputusan untuk tidak terlibat di Piala Kaltim 2016 sudah dikomunikasikan dengan manajemen yakni CEO PSM Munafri Arifuddin serta Direktur Klub PS Makassar, Sumirlan.
Dia menjelaskan, saat ini tim memang belum siap untuk ikut turnamen. Apalagi tim pelatih memang masih sementara menyusun komposisi tim untuk menentukan siapa yang akan masuk dalam skuad inti atau menjadi cadangan.
Mantan pemain PSM itu juga menyatakan, potensi mendatangkan pemain baru memang terbuka lebar. Sebab jumlah pemain PSM yang ada saat ini memang belum mencukupi seperti yang direncanakan.
Untuk saat ini, kata dia, yang berada di tim PSM senior itu berjumlah 23 pemain. Sementara PSM Makassar rencananya akan menggunakan atau diperkuat sebanyak 25 pemain dan tiga penjaga gawang.
"Kita sudah menyiapkan program latihan dan harus bisa dilaksanakan sesuai agenda. Jika semua pemain sudah kumpul, kita mau tes fisik, lalu tes kesehatan. Kemudian tambah lagi porsi latihan tergantung hasil tes itu,"ujarnya.
Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) PSM Makassar Munafri Arifuddin mengatakan, untuk kepastian ikut Piala Gubernur Kaltim akan dibicarakan lebih lanjut di internal manajemen. Pihaknya juga meminta dua atau tiga hari kedepan untuk kepastian secara resmi.
"Kami akan berbicara lagi dengan Luciano terkait jadi tidaknya mengikuti Piala kaltim. Kami memang menyerahkan keputusan itu kepada Luciano untuk menentukan apakah ikut atau tidak di ajang tersebut," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Resmi Gabung PSM Makassar, Sergio Aguero Bakal Ramaikan Super League 2026/2027
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Tendang Achmad Jufriyanto, Suporter PSM Makassar Minta Maaf ke Persib Bandung
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar