Suara.com - Pelatih Kepala PSM Makassar, Luciano Leandro menyatakan tidak akan mundur untuk terus memperjuangkan nasib dua pemain yang diboyongnya dari Brasil aagar bisa bergabung dalam tim Juku Eja di Indonesia Super Competition (ISC) 2016.
Pelatih Luciano Leandro di Makassar, Rabu, mengakui meski kedua pemain yakni Jean Phelippe Dutra (bek) dan Carlos Eduardo da Silva yang berposisi sebagai penyerang itu belum mampu menunjukkan kemampuan seperti yang diharapkan, namun bukan berarti kualitas pemain tersebut tidak menjanjikan.
"Kedua pemain ini butuh waktu lagi. Mereka ini memang sudah bulanan absen setelah kompetisi di Brasil istirahat. Dan setelah tiba disini dengan kondisi cuaca, makanan dan sebagainya yang berbeda, tentu butuh adaptasi," katanya.
Meski tetap percaya dengan kualitas kedua pemain tersebut, dirinya juga mengaku tidak bisa menjamin keduanya untuk masuk dalam tim PSM. Artinya jika pada saatnya nanti ternyata tetap belum mampu beradaptasi, maka tentu harus siap dipulangkan.
Ia menjelaskan, jika ternyata tidak berjodoh dengan PSM, maka dirinya yakin keduanya akan diambil tim lain atau tetap akan melanjutkan karier sepak bolanya.
"Namun sebelum itu terjadi, kita minta untuk bisa kembali diberikan waktu dan kesempatan. Mereka berdua jika tidak di PSM maka tentu akan bermain diklub lain. Karena saya percaya dengan kemampuannya," katanya.
Pelatih asal Brasil itu sebelumya juga secara tegas bersikap profesional dan tidak KKN dalam menentukan siapa yang pantas dan layak bergabung dalam tim Juku Eja menghadapi Indonesia Super Competition (ISC) April 2016.
"Kita akan seleksi dalam menentukan pemain termasuk untuk pemain asing. Jika ternyata tidak bisa menunjukkan kemampuan atau tidak bagus maka terpaksa dipulangkan," katanya.
Selama kurang lebih dua Minggu mengikuti latihan bersama PSM, dua dari tiga pemain yang sengaja diboyong Luciano dari negaranya memang belum mampu menjawab ekspektasi.
Dua pemain itu masing-masing Jean Phelipe Dutra (bek), dan Alex da Silva de Souza (Cadu) yang berposisi sebagai gelandang.
Khusus Cadu, Pemain yang bersangkutan juga mengaku heran mengapa hingga sampai saat ini belum bisa mengeluarkan kemampuannya baik dalam latihan ataupun laga uji coba menghadapi tim PSMU-21.
"Saya datang ke PSM Makassar dengan tujuan untuk membawa Juku Eja bisa jauh lebih bagus dan bersaing dengan tim seluruh Indonesia. Makanya butuh pemain yang bagus khususnya untuk pemain asing," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Tendang Achmad Jufriyanto, Suporter PSM Makassar Minta Maaf ke Persib Bandung
-
Persib Bandung Sampaikan Update Kondisi Pemain usai Diduga Diserang Oknum Suporter
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal