Suara.com - Jerome Boateng mengakui betapa sulitnya bagi pemain belakang untuk menghentikan dua pemain terbaik dunia saat ini, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Menurut bek Bayern Munich itu ada dua hal utama yang membuat keduanya sulit dihentikan. Yaitu skill dan kecepatan yang dimiliki keduanya.
"Menghadapi Ronaldo atau Messi, pilihan apapun yang anda pilih, sulit mengalahkan mereka apalagi jika ruang terbuka lebar. Mereka sangat cepat," kata Boateng.
"Neymar dan Messi tipikal pemain bertubuh pendek tapi mampu mengubah arah berlarinya dengan cepat. Jadi sulit bagi bek seperti saya yang memiliki tubuh tinggi," jelas pemain tim nasional Jerman.
"Sedangkan Ronaldo, dia itu tinggi. Tapi dia sangat cepat. Kuat dan memiliki tandukkan berbahaya," jelasnya lagi.
"Menghadapi pemain-pemain seperti itu anda tidak boleh lengah karena mereka akan memenangkan duel dan mencetak gol. Mereka sangat hebat jadi kita tidak boleh membuat kesalahan sedikitpun," sambung pemain berusia 27 tahun itu. (Soccerway)
BERITA MENARIK LAINNYA:
Akhirnya, Bocah Ini Dapat Jersey Bertanda Tangan Messi
Erick Thohir Bantah Hendak Jual Inter
Berita Terkait
-
Barcelona Berpotensi Terima Rp63 Miliar dari FIFA Berkat Kontribusi Pemain di Piala Dunia 2026
-
Barcelona Siapkan Opsi Alternatif di Tengah Sulitnya Negosiasi Julian Alvarez
-
Pedri Percepat Persiapan Musim Baru, Jalani Program Latihan Mandiri Selama Liburan
-
Instagram Cristiano Ronaldo Diduga Menyukai Unggahan FIFA Soal 'Bantu' Argentina
-
Argentina Kalah di Final, Kata-kata Messi di Ruang Ganti Munculkan Spekulasi Liar
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan