Suara.com - Bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo saat ini tengah dihujani kritik. Kritik tersebut menghujaninya menyusul komentarnya sesaat setelah Madrid tumbang di laga derby.
Menghadapi Atletico Madrid pekan ini, Los Galacticos tumbang dengan skor tipis 1-0. Adalah Antoine Griezmann yang mencetak gol tunggal ke gawang Madrid sekaligus mencatatkan kekalahan pertama bagi pelatih Los Blancos, Zinedine Zidane.
Usai pertandingan, Ronaldo melontarkan komentar pedas dengan mengatakan jika semua pemain Madrid sehebat dirinya mungkin Madrid saat ini berada di puncak klasemen sementara La Liga. Komentar yang dikabarkan membuat rekan-rekannya tersinggung.
Menanggapi situasi yang memanas, kapten Los Blancos Sergio Ramos angkat bicara. Dirinya membela Ronaldo dengan mengatakan bahwa pemain asal Portugal itu tidak bermaksud meremehkan rekan-rekan satu timnya.
"Jika ada orang yang mengenal Ronaldo dengan baik, maka orang itu adalah saya. Saya pikir dia tidak berniat menyerang rekan-rekannya sendiri. Dia hanya kurang pandai mengungkapkan opini," kata Ramos.
"Sebagai kapten, saya bangga akan kerja keras rekan-rekan saya. Di saat sulit seperti ini kami harus tetap bersatu. Tapi setiap orang berhak mengemukakan pendapat masing-masing," sambungnya.
Gagal meraih poin, Madrid saat ini masih tertahan di posisi buncit tiga besar dengan koleksi 54 poin. Terpaut empat poin dari Atletico di posisi runner-up dan sembilan poin dari Barcelona yang bertengger di puncak klasemen sementara. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Bocor! Eks Real Madrid dan AFC Ajax Disebut Bakal Gabung Persib Bandung
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Jawaban Cristiano Ronaldo Ditanya Soal Lionel Messi di Piala Dunia 2026
-
Portugal Unjuk Gigi Lumat Uzbekistan! Inikah Tahun Kejayaan Ronaldo di Piala Dunia Terakhirnya?
-
Buka Peluang Duel Lawan Lionel Messi di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo: Top!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey