Suara.com - Suporter Persipasi yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Bola Kota Bekasi menyatakan kekecewaan mereka atas transaksi penjualan klub Persipasi Bandung Raya yang kini telah berubah menjadi Madura United.
"Seperti apa legalitas jual belinya dan bagaimana dengan nasib Persipasi sekarang," kata perwakilan koalisi Eko Fadly di Bekasi, Minggu.
Menurut dia, pascamergernya Persipasi dengan Pelita Bandung Raya pada akhir 2014, maka fakta hukum yang terjadi adalah PBR menjadi Persipasi Bandung Raya.
"Oleh karena merger tersebut, maka Persipasi melekat pada PBR. Lalu PBR dijual secara sepihak oleh Ketua Persipasi Engkus Prihatin kepada Achsanul Qosasih yang saat ini menjadi Madura United," katanya.
Eko mengatakan bahwa pihak yang terlibat pada penjualan tersebut harus bertanggung jawab secara hukum.
"Jika mereka menyatakan bahwa Persipasi masih ada di Kota Bekasi, silakan beberkan fakta-fakta hukum tentang itu, karena Persipasi bukan milik dari Engkus Cs tapi milik semua warga Kota Bekasi," katanya.
PBR dan Madura United juga harus memberi penjelasan kepada masyarakat Kota Bekasi perihal transaksi jual beli klub tersebut.
"Para suporter menuntut agar oknum-oknum pengurus Persipasi yang telah menjual klub agar dihukum sesuai aturan yang berlaku," katanya.
Perwakilan Komisi C DPRD Kota Bekasi Komarudin yang terlibat dalam proses jual beli PBR menjelaskan bahwa klub yang semula bermarkas di Bandung dengan nama Pelita Bandung Raya itu telah melakukan wanprestasi.
"Persipasi telah membeli PBR seharga Rp5,3 miliar sehingga Wali Kota Bekasi mengumumkan merger Persipasi dan PBR menjadi Persipasi Bandung Raya. Namun seiring waktu ternyata PBR menaikan harga secara sepihak, mereka meminta kepada kita sebesar Rp22 miliar," ujarnya.
Penjelasan Komarudin dibenarkan Ketua Persipasi Engkus Prihatin yang menyampaikan bahwa pada tahun 2014 telah disepakati pembelian PBR oleh Persipasi.
"Pembayaran sudah Rp3 miliar yang disampaikan dalam dua termin Rp1 miliar dan Rp2 miliar. Akan tetapi tanpa berbicara dengan kami, manajemen PBR menjual klub pada Achsanul Qosasih," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
MU Datangkan Pemain Indonesia Keturunan Jerman
-
Madura United Datangkan Bek Tengah Vava Mario Yagalo, Siap Perkuat Lini Belakang
-
Siapa Danilo Santacruz Gonzalez? Eks Timnas Paraguay Rekrutan Asing Pertama Madura United
-
Madura United Pertahankan 3 Gelandang untuk Super League Musim Depan, Siapa Saja?
-
Madura United Rekrut Pelatih asal Portugal untuk Hadapi BRI Super League 2026/2027
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Lumajang Krisis Air Bersih, Ribuan Warga Lumajang Hanya Bergantung pada Truk Tangki
-
Saepul Bongkar Kronologi Mutilasi di Depok, Alasan Buang Potongan Jasad Terungkap
-
Kanker Paru Kini Bisa Dideteksi Lebih Dini, Peluang Sembuh Juga Meningkat
-
Review More Than a Tree, Kisah Pohon yang Mengajarkan Arti Kehilangan
-
Mal Ramai Pasang Pagar Tinggi, Benarkah Akan Terjadi Kerusuhan?
-
Smartphone Sudah Bagus, Tapi Mengapa Banyak Content Creator Beralih ke Kamera?
-
3 Rekomendasi HP Terbaik untuk Fotografi Maksimal Harga 3 Juta, Memori Lapang, Megapiksel Besar
-
Berapa Jumlah Anak Tangga Pembawa Hoki Menurut Feng Shui? Ini Hitungannya
-
Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS Meluas, Perawat RSA UGM Diperiksa Tim Etik dan Hukum
-
Build Hero Gord Tersakit di MLBB, Biar Winrate Naik Signifikan!