Suara.com - Punggawa Jerman Mario Gomez tampaknya kecewa berat atas kekalahan Der Panzer di laga persahabatan akhir pekan kemarin. Menghadapi Inggris, Jerman kalah tipis 3-2.
Dalam pertandingan tersebut, Jerman unggul lebih dulu. Namun diakhir pertandingan, sang juara dunia tumbang setelah tiga gol dari Harry Kane, Jamie Vardy dan Eric Dier membalikkan keadaan.
"Itulah yang terjadi. Kami memberi mereka (Inggris) banyak ruang dan mereka beruntung memiliki pemain-pemain berkualitas. Kami bodoh kalah dalam pertandingan ini," tukas Gomez.
"Kami lengah di 30 menit terakhir dan kami harus memperbaiki hal itu. Kami harus tetap fokus di 90 menit pertandingan, meski kami unggul dua gol," sambung pemain yang baru kembali dipanggil timnas sejak Piala Eropa 2012 silam.
Tengah pekan ini Der Panzer akan kembali melakoni laga persahabatan kontra Italia. Dalam pertandingan ini, Gomez berharap timnya tidak mengulangi kesalahan yang sama seperti saat menghadapi The Three Lions.
"Italia adalah lawan yang berat yang mampu mengimbangi permainan kami. Saya pikir penting bagi kami untuk tampil bagus (meski di laga persahabatan) sebagai bagian dari persiapan kami," ujar pemain yang kini berseragam Besiktas. (Soccerway)
Berita Terkait
-
9.800 Orang Tewas karena Gelombang Panas Ekstrem di Jerman
-
Tampang Abdul Ballout Pelaku Serangan Berdarah di Berlin Terafiliasi dengan ISIS
-
Teror di Berlin! Tabrakan Massal di Acara Pride, Kelompok Islam Dituding Jadi Pelaku
-
Anak 16 Tahun Mau Bakar Gereja, Diduga Diperintahkan ISIS
-
Prancis Nyaris Tak Tersentuh Selama 7 Dekade! Spanyol Bisa Ubah Sejarah Malam Ini?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026
-
Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya
-
Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya