Bola / Bola Dunia
Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:53 WIB
Mantan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, melontarkan kritik keras terhadap kebijakan water break di Piala Dunia 2026. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Jurgen Klopp resmi memulai tugasnya sebagai pelatih kepala Timnas Jerman dan mendapat sambutan hangat dari para staf.
  • Klopp memandang kegagalan Piala Dunia 2026 sebagai momentum untuk melakukan pembenahan dan membangun fondasi tim yang lebih kuat.
  • Timnas Jerman dijadwalkan menghadapi pertandingan pada FIFA Matchday tanggal 20 September mendatang di bawah arahan Jurgen Klopp.

Suara.com - Jurgen Klopp resmi memulai tugasnya sebagai pelatih kepala Timnas Jerman.

Mantan pelatih Liverpool dan Borussia Dortmund itu mendapat sambutan hangat dari staf Die Mannschaft pada hari pertamanya bekerja.

Klopp mengaku suasana di lingkungan timnas Jerman terasa familiar.

Eks Liverpool itu juga mengapresiasi sambutan yang diberikan para staf sejak dirinya resmi mengambil alih tim.

"Semua staf yang saya temui sejauh ini sangatlah memberikan sambutan hangat. Terima kasih untuk itu! Ini rasanya tidak asing," kata Klopp dikutip dari laman Bundesliga

Klopp datang ke Timnas Jerman setelah kegagalan pada Piala Dunia 2026.

Menurutnya, hasil tersebut justru dapat menjadi momentum untuk melakukan pembenahan dan membangun kembali fondasi sepak bola Jerman.

Ia melihat situasi tersebut sebagai kesempatan untuk melakukan semacam reset.

Klopp ingin proses pembangunan tim dilakukan dengan fondasi yang lebih kuat untuk menghadapi tantangan berikutnya.

Baca Juga: Daftar Negara Sahabat Ucapkan HUT RI ke-81, Mesir Hingga Jerman

Langkah awal Klopp akan difokuskan pada pendekatan dengan para pemain senior Timnas Jerman.

Ia juga berencana memantau langsung perkembangan para pemain di klub masing-masing.

Namun, Klopp menyadari tidak mungkin menyaksikan seluruh pertandingan pemain yang masuk dalam radar timnas.

"Tapi langkah itu (mengunjungi setiap pertandingan) tidak mungkin dilakukan untuk semua orang... saya tahu pemain saya, tapi tidak selalu dengan orang-orang yang bekerja di klub pemain saya," ujarnya.

Tugas Klopp tidak ringan. Ia harus segera membangun skuad yang mampu bersaing dalam agenda internasional berikutnya setelah periode mengecewakan bagi sepak bola Jerman.

Pelatih berusia 59 tahun itu kini memiliki pekerjaan rumah untuk menentukan komposisi pemain dan membangun sistem permainan yang sesuai dengan karakter skuadnya.

Timnas Jerman dijadwalkan menghadapi FIFA Matchday pada 20 September mendatang.

Load More