Suara.com - Manajemen PSM Makassar memutuskan menghentikan proses "perburuan" Bio Paulin dan Hendra Bayauw untuk memperkuat tim Juku Eja di Indonesia Soccer Championship (ISC) yang akan digulirkan mulai April hingga Desember 2016.
CEO PT PSM Munafri Arifuddin di Makassar, Kamis, mengatakan klub akan lebih fokus memaksimalkan pemain yang ada agar mampu menjalankan perannya secara maksimal dalam setap pertandingan nanti. Pihaknya juga optimistis dengan kemampuan tim yang sudah ada di PSM Makassar.
"Bio Paulin dan Hendra Bayauw sepertinya memang cukup sulit ke PSM. Makanya kita putuskan untuk stop memburu keduanya dan fokus dengan pemain yang ada," jelasnya.
Khusus untuk Hendra Bayauw, kata dia, pihaknya sejauh ini memang melihat tidak terlalu mendesak. Sebab untuk posisi sebagai sayap, kata dia, pihaknya memiliki banyak pemain yang bisa mengisi posisi tersebut.
Sementara untuk Bio Paulin, dirinya mengakui saat ini memang masih terus mencari sosok pemain bek tengah untuk bisa mendampingi pemain asing PSM Boman Irie Aime di lini belakang PSM Makassar.
Namun karena pemain yang bersangkutan sepertinya lebih memilih tim lain yakni Persipura Jayapura sehingga manajemen memutuskan untuk menghentikan perburuan.
Manajemen PSM juga telah menyiapkan antisipasi dengan keinginan mendatangkan bek tengah Mitra Kukar, Saepulloh Maulana untuk memperkuat pertahanan tim Juku Eja menghadapi Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016.
Direktur Klub PSM, Sumirlan mengatakan pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan pemain yang bersangkutan untuk bisa segera datang di Kota Daeng.
Mengenai kapan mantan pemain Semen Padang itu datang ke Makassar, pihaknya berupaya untuk mendatangkannya lebih cepat. Ini juga sebagai upaya untuk lebih memadukan komposisi pemain sebelum tampil di ISC 2016.
"Kita tentunya berharap komposisi pemain bisa segera lengkap. Apalagi pertandingan PSM akan segera dilaksanakan," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Resmi Gabung PSM Makassar, Sergio Aguero Bakal Ramaikan Super League 2026/2027
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Tendang Achmad Jufriyanto, Suporter PSM Makassar Minta Maaf ke Persib Bandung
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan