Suara.com - Panitia pelaksana konvoi Aremania Simpatik, Aremania Juara, menjamin seluruh kendaraan bermotor yang berpelat lain atau non-Malang (non-N), termasuk L (Surabaya), bakal aman. Panitia menegaskan bahwa khalayak tidak perlu khawatir dengan konvoi Aremania yang akan digelar Minggu (17/4/2016) besok.
Media Officer Arema Cronus Indonesia Malang, Sudarmaji, di Malang, Sabtu (16/4), mengemukakan bahwa kendaraan bernomor polisi L alias kendaraan dari Surabaya, pun tidak perlu takut. Sebab menurutnya, konvoi simpatik itu nanti diharapkan bakal menjadi bukti jika Aremania bisa berkonvoi secara simpatik, tanpa ada sweeping maupun unsur kebencian.
Bahkan, kata Sudarmaji, dalam konvoi nanti akan ada mobil pelat L yang ikut. Mobil itu merupakan anggota komunitas Pajero yang sudah menyatakan ingin ikut berkonvoi. Ada 24 mobil Pajero yang akan ikut berkonvoi. Mobil yang bernomor polisi L, oleh panitia konvoi, sengaja dilarang untuk diganti dan tetap dipakai seperti apa adanya.
"Hal itu menjadi penegas untuk Aremania, bahwa tidak akan ada aksi kekerasan maupun kebencian kepada kendaraan yang bernomor polisi L," katanya.
Konvoi Aremania itu digelar untuk merayakan kemenangan tim Arema Cronus pada Piala Bhayangkara 2016. Konvoi itu direncanakan mengelilingi kawasan Malang raya, yang dilakukan sejak pukul 08.30 sampai 15.00 WIB. Konvoi akan melewati jalan-jalan utama di wilayah Kota Malang, Kota Batu, serta Kabupaten Malang.
Salah satu rute yang dilewati adalah jalur provinsi yang sekaligus merupakan jalur wisata ke Kota Batu dari arah Surabaya. Jalan mulai dari Karanglo hingga Alun-alun Kota dan Kantor Wali Kota Batu, menjadi salah satu rute yang akan dipadati ribuan Aremania. Jalur wisata itu dikenal kerap dilalui wisatawan dari luar kota, termasuk Surabaya.
Sudarmaji menambahkan, peserta konvoi sendiri akan memakai satu jalur dalam konvoi itu. "Kalau jalannya dua jalur berlawanan, kami hanya akan memakai satu jalur, tidak memakai semua bahu jalan," janjinya.
Ditambahkan lagi, peserta konvoi pun harus menggunakan stiker khusus dan wajib mematuhi seluruh peraturan yang ditetapkan panitia. Konvoi akan mengambil start di kantor Arema di Jalan Kertanegara, Kota Malang, kemudian menjelajah wilayah Malang raya dan finish kembali ke kantor Arema. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Purbaya Tegaskan Kebijakan Layer Tarif Cukai Rokok Berlaku Tahun Ini, Tinggal Tunggu DPR
-
Jadwal Perempat Final VNL Putri 2026, 22-23 Juli: Brasil Hadapi Jepang
-
Wali Kota Muslim New York Zohran Mamdani Batal Tangkap Benjamin Netanyahu, Kenapa?
-
Kenapa 23 Juli Diperingati sebagai Hari Anak Nasional? Begini Sejarahnya
-
Sudaryono Jadi Kepala BGN yang Baru, Dilantik Sore Ini
-
9 Jam Tangan Pintar Anti Air untuk Aktivitas Outdoor yang Murah, Mulai Rp200 Ribuan
-
Apple Naikkan Harga Langganan iCloud Plus di Indonesia Mulai Juli 2026
-
25 Link Poster Ucapan Hari Anak Nasional 2026, Desain Menarik untuk Dibagikan ke Medsos
-
DJP Bisa Intip Rekening Warga, Purbaya: Coretax Lebih Mengerikan
-
Nanik S Deyang Mundur, Puan Maharani Buka Suara Soal Isu Sudaryono Jadi Bos Baru BGN