Suara.com - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, geram dengan jadwal pertandingan yang harus dijalani timnya di lanjutan Premier League melawan tuan rumah Swansea City, Minggu (1/5/2016). Pasalnya, laga dilakukan tepat pukul 12.00 waktu setempat.
Jadwal ini kurang dari 72 jam setelah Liverpool takluk dari tuan rumah Villarreal, 0-1, di semifinal Liga Europa, Kamis (28/5/2016). Tak ayal, Klopp pun dibuat kesal bukan kepalang dengan jadwal melawan Swansea yang tepat dilakukan di tengah hari bolong.
"Bermain pukul 12.00? Saya tak percaya akan hal ini. Kami saja baru tiba di rumah pukul 3.30 dini hari (Jumat). Dan saya menduga tidak semua orang langsung tidur setelah itu," kata Klopp dalam jumpa pers, Jumat (29/4/2016).
"Pada hari Minggu, semua orang Inggris akan makan siang di jam tersebut, sementara kami harus bermain sepakbola. Ini pertama kali saya memulai pertandingan di jam 12.00. Siapa yang membuat keputusan ini?" lanjut Klopp, sedikit mencibir.
Lebih jauh, manajer asal Jerman ini mengisahkan pengalamannya saat masih menangani Borussia Dortmund. Kala itu, Dortmund bertandang ke Athena, Yunani, untuk melawan tim tuan rumah di arena Liga Champions.
Demi berharap tim tuan rumah menang, pihak penyelenggara Liga Yunani pun sampai harus membatalkan pertandingan tuan rumah tersebut di ajang liga domestik.
"Saya tidak bermaksud membuat headline. Tapi, tidak seorang pun di ruang ini berpikir kami harus bermain di pukul 12.00. Di jam itu biasanya saya sudah lapar. Jika pemain saya juga lapar di jam itu, maka habis sudah kami," pungkas Klopp. (Soccerway)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda