Suara.com - Gelandang Atletico Madrid Koke mengaku fokus membantu timnya menciptakan sejarah merebut trofi Liga Champions pertama. Namun Koke menegaskan tak ada motivasi untuk balas dendam saat menghadapi Real Madrid di final.
Pelaung Atletico sebelumnya untuk meraih trofi Eropa pertama kalinya di 2014 kandas. Gol Sergio Ramos di menit ke-93 memaksa pertandingan harud dilanjutkan dengan perpanjangan waktu.
Madrid akhirnya memenangi trofi Liga Champions untuk ke-10 kalinya setelah menang 4-1 di Lisbon. Kini Atletico kembali memiliki peluang meraih gelar tersebut saat menghadapi Madrid di San Siro akhir pekan ini.
Koke pun menegaskan bahwa mereka memiliki motivasi yang lebih besar dibandingkan balas dendam melawan Madrid."Ini baru, besar, kesempatan yang indah," ungkapnya kepada La Gazzetta dello Sport..
"Balas dendam tidak ada dipikiran kami karena tidak ada yang bisa mengembalikan waktu dan memberikan kami kembali final Lisbon," kata pemain bernama lengkap Jorge Resurrección Merodio ini.
"Kami hanya ingin membuat sejarah dengan memenangkan Liga Champions pertama untuk klub. Statistik yang ada untuk dilanggar dan untuk diubah. Tujuan kami adalah untuk kembali dengan piala," tukas Koke. (Scoresway)
Berita Terkait
-
Fans Atletico Madrid Bakar Jersey Usai Julian Alvarez Terang-terangan Ingin Tinggalkan Klub
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Rumor Michael Olise ke Santiago Bernabeu Langsung Dipatahkan, Ini Buktinya
-
Turki Tersingkir di Piala Dunia 2026, Arda Guler: Sedih dan Malu
-
Marc Cucurella ke Real Madrid: Dulu Tak Mau Tinggalkan Chelsea, Sekarang Berubah
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya
-
Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia
-
Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar