Suara.com - Komisi Disiplin (Komdis) Indonesia Soccer Championship (ISC) B memberikan sanksi berupa denda Rp10 juta kepada PSMS Medan karena ulah suporter menyalakan kembang api saat menjamu PSBL Langsa di Stadion Teladan Medan, Sabtu (21/5) lalu.
Ketua Panitia Pelaksana pertandingan PSMS Julius Raja, di Medan, Selasa, mengatakan pemberitahuan atas denda tersebut sudah disampaikan pihak ISC kepada tuan rumah PSMS. Dia juga mengakui bahwa dalam pertandingan itu suporter menyalakan 'flare' dan kembang api di tribun utara dan juga selatan.
"Kami selaku pihak penyelenggara di Medan memang mengakui hal tersebut. Namun kami sudah klarifikasi bahwa penggunaan kembang api yang dimaksud dinyalakan pada saat pertandingan usai, bukan pada saat laga berjalan," katanya. Ia mengatakan, penggunaan benda-benda terlarang itu sebenarnya tidak mengganggu jalan pertandingan karena dilakukan setelah wasit meniup peluit panjang.
Namun dia juga tak menampik bahwa itu juga sebagai bagian dari pelanggaran disiplin.
"Kami tetap akui, kami melanggarnya, dan juga sudah dijelaskan terkait hal tersebut kepada pengawas pertandingan. Makanya denda Rp10 juta, bukan Rp50 juta andai itu dilakukan saat pertandingan berjalan. Ya, itu pastinya dilakukan suporter sebagai bentuk kegembiraan karena PSMS kemarin kan menang," katanya lagi.
Lebih lanjut, ia mengatakan pelanggaran yang dilakukan suporter di Medan terkait pasal 61, 69, dan 70 kode disiplin ISC.
Dia menjelaskan, pasal-pasal tersebut dikenakan karena berhubugan dengan tidak bisa mengendalikan suporter.
"Sanksi juga merujuk pada pasal ke 60 b dan e Komdis ISC karena panitia dinilai tidak selektif dengan meloloskan benda seperti flare dan kembang api itu masuk ke stadion," katanya lagi.
Julius yang juga Wakil Ketua PSMS meminta kerja sama kepada semua elemen, khususnya uporter, agar menjaga setiap pertandingan di Medan untuk tidak membawa benda-benda yang dilarang. "Kami sebagai panitia pastinya akan terus berupaya maksimal agar kejadian itu tidak terulang lagi. Kami berharap semua berperilaku baik demi menciptakan suasana tertib saat laga maupun setelahnya," katanya pula. PSMS baru akan menjalani laga kandang dalam lanjutan ISC-B pada 17 Juli mendatang menghadapi PS Bangka di Stadion Teladan Medan.
Saat ini, PSMS masih bertengger di posisi 4 Grup 1 dengan mengumpulkan 7 poin.
Persiraja berada di puncak klasemen dengan 13 poin, diikuti PS Bangka 10 poin, serta Persebo Musi Raya 8 poin. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Piala Presiden 2026: Persija Bisa Tersingkir Meski Bantai PSMS Medan
-
Piala Presiden 2026: Persebaya Pastikan Tiket Semifinal usai Tekuk PSMS
-
Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persebaya Tantang PSMS demi Tiket Semifinal
-
Port FC Petik Tiga Poin, Sarawut Treephan Sebut Kemenangan atas PSMS Jadi Modal Penting
-
Cerita Pemain Jepang Yusuke Sasa Main di Tangerang, Depok hingga Jadi Mualaf di Bogor
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak