Suara.com - Brasil secara mengejutkan sudah harus tersingkir dari turnamen Copa America Centenario. Namun demikian, pelatih Carlos Dunga tidak khawatir akan masa depannya di timnas Brasil meski skuatnya gagal di Copa America.
Brasil secara kontroversial dikalahkan oleh Peru 1-0 setelah Raul Ruidiaz mencetak gol dengan tangannya. Sedangkan kemenangan Ekuador 4-0 atas Haiti membuat mereka melaju ke perempat final bersama Peru.
Itu artinya Brasil yang menyandang delapan kali juara Copa sudah harus tersingkir di penyisihan grup untuk pertama kalinya sejak 1987. Tentu saja Dunga yang menjadi sorotan atas kegagalan skuat Brasil
Meski demikian, Dunga tetap tidak khawatir dengan masa depannya di tim Brasil ini. "Presiden federasi tahu apa yang kami lakukan dan bagaimana kami bekerja," kata pelatih berusia 52 tahun itu.
"Ketika Anda bekerja untuk tim Brasil, Anda tahu betul bahwa kritik akan mengintensifkan saat hasil tidak datang. Di Brasil kami ingin semuanya berubah dalam dua menit, tapi dalam sepakbola Anda harus bersabar."
"Saya tidak takut pemecatan, saya hanya takut mati," tukas Dunga. (Scoresway)
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Data Pertumbuhan Ekonomi Solid, Rupiah Konsisten Menguat atas Dolar AS
-
Ekonomi RI Belum Lepas dari Jawa, Indonesia-sentris Tinggal Slogan?
-
Komisi III Tegaskan Tak Ada Surpres Pergantian Kapolri, Publik Diminta Tak Percaya Isu Menyesatkan
-
Nakes Beri Komentar Tak Berempati ke Pasien BPJS, Menkes: Hati Saya Sedih
-
Cuma Rp1 Jutaan, LG PuriCare AeroMini Pembersih Udara dengan HEPA Filter dan Smart Control
-
BPJS Bukan Simbol Kemiskinan: Melawan Stigma Kelas dalam Layanan Kesehatan
-
Pondok Pesantren Kini Boleh Kelola Dapur MBG Sendiri
-
Kronologi Kasus Deepfake AI di Jateng: Ditolak Mantan Pacar, Mahasiswa Semarang Sebar Konten Porno
-
Peternak Sapi Perah Indonesia Menua, Regenerasi Jadi Tantangan Besar Industri Susu
-
Kasus Yurizal dan Pelajaran Besar tentang Empati Tenaga Kesehatan di Era Media Sosial