Suara.com - Everton akan memerlukan waktu untuk membiasakan diri dengan gaya permainan manajer baru Ronald Koeman setelah pria Belanda itu menggantikan Roberto Martinez di musim panas, kata bek kanan Seamus Coleman.
Masa kerja tiga tahun Martinez di klub Merseyside itu berakhir pada Mei setelah pria Spanyol itu menjalani musim buruk di Goodison Park, di mana Everton hanya mampu finis di peringkat ke-11 di Liga Inggris, finis terendah mereka dalam sembilan musim terakhir.
"Setiap manajer berbeda dan saya tidak akan mengatakan itu benar atau salah namun ketika Anda bermain pada rezim untuk kurun waktu tertentu Anda akan memiliki kebiasaan-kebiasaan yang sedikit menempel," kata Coleman kepada media Inggris.
"Saya yakin manajer ini sekarang akan menginginkan untuk menerapkan kebiasaan-kebiasaan bagusnya kepada kami dan kami akan harus melupakan sejumlah (kebiasan) lain yang kami miliki. Itu merupakan bagian dan paket dari pergantian manajer-manajer." "Saya baru kembali sepekan dan saya masih harus mengetahui apa yang ia (Koeman) inginkan dan apa yang tidak ia inginkan, namun Anda tentu saja dapat melihatnya... Ia tidak takut untuk mencampurnya." Sementara itu, Koeman mengakui ia tergoda dengan ide untuk memainkan Gerard Deulofeu sebagai penyerang, menyusul penampilan impresif sang pemain sayap saat timnya menang atas Barnsley pada pertandingan pra musim yang berlangsung pada Sabtu.
"Kami memiliki banyak kecepatan di depan dengan Gerard. Mungkin ini adalah posisi baru untuk dia, namun saya tahu ia bermain di sana untuk Barcelona B," kata mantan manajer Southampton itu.
"Karena ia sangat cepat, ia menciptakan banyak bahaya dari hal itu. Seorang full back memiliki dua opsi -- memainkan bola ke belakang untuk kiper atau memainkannya melalui sejumlah jalur (untuk para penyerang). Saya tidak menyukai opsi pertama." "Ketika Anda memiliki Gerard dengan kecepatan itu di lini depan, dan operan-operan bagus untuk diambil dia, itu menyulitkan lawan." (Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Out of the Box! Sarina Wiegman Didorong Jadi Pelatih Belanda Gantikan Ronald Koeman
-
Belanda Remuk di Piala Dunia 2026: Koeman Mundur dan Rasisme Pemain Merebak
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Belanda vs Maroko: Ronald Koeman Janji Oranje Tetap Tampil Ofensif
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah