- Eksperimen Ronald Koeman menggunakan formasi lima bek untuk pertama kalinya sejak 2024 berakhir gagal, setelah Belanda tersingkir dari Piala Dunia 2026.
- Belanda kalah secara statistik dari Maroko, hanya mencatat enam tembakan dan xG 0,23, sementara Singa Atlas menghasilkan xG 1,4 dari 11 percobaan.
- Maroko kembali menunjukkan mental juara di adu penalti, sedangkan Belanda harus tersingkir lewat babak tos-tosan dalam dua edisi Piala Dunia berturut-turut.
Suara.com - Keputusan berani pelatih Ronald Koeman menghidupkan kembali sistem lima bek pada Timnas Belanda justru berbuah petaka di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Menghadapi Maroko di Estadio Monterrey, Guadalupe, Meksiko, Selasa (30/6/2026), skuad De Oranje dipaksa angkat koper lebih awal setelah kalah melalui drama adu penalti.
Kekalahan ini terasa ironis mengingat Belanda sempat unggul lebih dulu sebelum akhirnya kebobolan pada menit-menit akhir pertandingan.
Berdasarkan data Opta, ini merupakan kali pertama Belanda menggunakan formasi lima bek sejak Maret 2024 saat menghadapi Jerman.
Setelah menjalani 31 pertandingan beruntun dengan sistem empat bek, perubahan taktik di fase gugur justru membuat permainan Belanda kehilangan keseimbangan.
Formasi Baru Tak Mampu Bendung Dominasi Maroko
Sepanjang 120 menit pertandingan, Belanda kesulitan menemukan ritme permainan akibat pendekatan yang terlalu defensif.
Statistik menunjukkan pasukan Ronald Koeman hanya mampu melepaskan enam tembakan dengan nilai expected goals (xG) sebesar 0,23.
Sebaliknya, Maroko tampil lebih agresif dan mendominasi jalannya pertandingan.
Baca Juga: Miroslav Koubek Mundur dari Kursi Kepelatihan Ceko Usai Kegagalan Total di Piala Dunia 2026
Tim asuhan Mohamed Ouahbi itu membukukan xG sebesar 1,4 dari 11 percobaan, termasuk lima peluang besar menurut data Opta.
Meski berada di bawah tekanan, Belanda sempat unggul melalui gol Cody Gakpo pada menit ke-71.
Gol tersebut tercipta berkat kerja sama apik Wout Weghorst yang memberikan umpan sundulan kepada Crysencio Summerville sebelum diselesaikan Gakpo.
Tambahan gol itu membuat Gakpo mengoleksi enam gol di Piala Dunia, menyamai catatan legenda Belanda, Johnny Rep.
Namun, Maroko tidak menyerah. Mereka terus menggempur pertahanan Belanda hingga akhirnya menyamakan kedudukan melalui sundulan Issa Diop pada menit ke-90+1 setelah memanfaatkan umpan silang Chemsdine Talbi.
Skor 1-1 bertahan hingga babak tambahan waktu sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Berita Terkait
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Suhu Tembus 43 Derajat Celsius, Panas Ekstrem Hantui Laga Piala Dunia
-
Maroko Tekuk Belanda Lewat Adu Penalti dan Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan
-
Paraguay Tumbangkan Jerman Lewat Adu Penalti dan Lolos Tiket 16 Besar
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
Terkini
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan
-
DPR RI Setujui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery! Selangkah Lagi Bela Timnas Indonesia
-
Pemain Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026 Mulai Terungkap!
-
Miroslav Koubek Mundur dari Kursi Kepelatihan Ceko Usai Kegagalan Total di Piala Dunia 2026
-
Tersingkir Dramatis, Moriyasu Sebut Jepang Makin Dekati Level Brasil
-
Singa Atlas Mengaum! Maroko Pulangkan Belanda Lewat Adu Penalti Dramatis di Piala Dunia 2026
-
Deretan Rekor Memalukan Jerman usai Kalah dari Paraguay di Piala Dunia 2026
-
Analisis Kekalahan Jerman dari Paraguay: 3 Kesalahan Fatal Nagelsmann
-
5 Fakta Menarik Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2026