Suara.com - Manajemen tim Persipura Jayapura menyudahi kontrak kerja sama profesional dengan pelatih Jafri Sastra yang telah menukangi Boas TE Solossa dan kawan-kawan berlaga di Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 selama 13 pertandingan.
Juru bicara Persipura Jayapura, Bento Madubun ketika dikonfirmasi Antara dari Kota Jayapura, Selasa membenarkan hal itu.
"Pasca pertemuan manajemen dan pelatih Jafri Sastra di Hotel Weta Surabaya, Jawa Timur, Senin (1/8) malam, akhirnya disepakati untuk tidak melanjutkan kerja sama," kata Bento Madubun dalam pesan media sosial kepada Antara.
Secara terpisah, Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tommy Mano yang akrab disapa BTM menegaskan bahwa hal itu bukanlah pemecatan, tapi kesepakatan secara profesional yang dibuat secara bersama.
"Pertama saya mau jelaskan dulu bahwa ini bukan pemecatan, tidak ada pecat memecat. Ini adalah kesepakatan antara para profesional. Kami menyampaikan kondisinya dan sebagai seorang profesional, Pak Jafri Sastra sangat memahami hal tersebut, dan terjadilah kesepakatan itu.
"Jadi bukan pemecatan, kami hormat dan sangat menghargai Pak Jafri. Kami mengapresiasi kerja beliau selama di Persipura, bahkan tidak tertutup kemungkinan suatu saat kita akan bekerja sama lagi," sambungnya.
BTM yang juga incumben Kota Jayapura mengapresiasikan kerja keras yang telah dilakukan pelatih Jafri Sastra selama membesut Mutiara Hitam.
"Terima kasih kami sampaikan kepada Pak Jafri selama beliau berada di Persipura, ada kisah sedih kita jalani, tetapi ada juga kemenangan luar biasa yang kita raih bersama. Pak Jafri tidak gagal, tetapi ekspektasi masyarakat Papua yang sangat tinggi pada Persipura membuat keadaan menjadi sulit. kami respek terhadap Pak Jafri karena beliau memahami situasi tersebut, terima kasih banyak kami haturkan kepada Pak Jafri," katanya.
BTM yang juga ketua Asprov PSSI Papua itu mengaku dalam membuat kesepakatan keputusan mengakhiri kontrak kerja sama dengan pelatih Jafri Sastra berdasarkan berbagai pertimbangan, saran dan masukan dari semua pihak yang menginginkan Persipura Jayapura menorehkan prestasi terbaik.
"Kami terima banyak masukan, tetapi tidak semua, akan kami kaji, yang baik dan positif untuk tim ini dan untuk saat ini banyak masukan serta pandangan yang kami terima. Apapun itu semua akan kami lakukan demi memperbaiki dan membenahi tim, termasuk masukan dari pemain juga didengarkan," katanya.
"Ini komitmen, ini tanggung jawab, dan saya akan lakukan semua yang terbaik semampu saya untuk kebaikan tim. Karena sementara ini saya punya banyak waktu sehingga saya akan lebih intens dan fokus pada tim," tambahnya.
Selama melatih klub kebanggaan warga Papua dalam 13 laga di TSC 2016, pelatih Jafri Sastra berhasil meraih 5 kemenangan, 4 imbang dan 4 kali menelan kekalahan.
Catatan kemenangan selama enam partai kandang, Jafri Sastra hanya mampu membawa Boas TE Solossa dan kawan-kawan menaklukkan tim tamu Perseru Serui dengan skor 1-0 dan Barito Putra dengan skor 5-4, tiga kali berakhir seri saat menjamu Persija, Bali United dan Persiba Balikpapan dan sekali kalah dari Persib Bandung dengan skor 0-2.
Sedangkan, pada laga tandang, mantan pelatih Mitra Kukar dan Semen Padang itu membukukan tiga kemenangan yang diraih dari Persela, PS TNI dan Pusam Berneo Fc, sekali seri bersama Arema Cronus dan tiga kali kalah dari Semen Padang, Sriwijaya Fc dan terakhir dipermalukan pamuncak klasemen sementara Persepam Madura United dengan skor 0-2. (Antara)
Berita Terkait
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Persipura Jayapura Turut Rayakan Arsenal Juara Premier League
-
Stadion Lukas Enembe Ditutup Sementara Pascakerusuhan
-
PSSI Kecam Kerusuhan Suporter Usai Laga Persipura vs Adhyaksa FC
-
Persaingan Makin Panas, Ini Nominasi Penghargaan Individu Pegadaian Championship 2025/2026
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial