Suara.com - Wajah kesal diperlihatkan pelatih Barcelona, Luis Enrique, dalam sebuah wawancara jelang laga persahabatan kontra Sampdoria di ajang Joan Gamper. Laga itu sendiri akan digelar di Camp Nou, Kamis (11/8/2016) dini hari WIB.
Kekesalan Enrique tampak saat seorang pewarta menanyakan masa lalunya di Real Madrid. Seperti diketahui, Enrique pernah membela Real Madrid di tahun 1991 hingga 1996.
Pewarta tersebut bermaksud menanyakan soal laga ulangan antara Barcelona vs Sampdoria di final Liga Champions di tahun 1992, yang dimenangkan Barcelona dengan skor tipis 1-0. Saat itu Enrique masih berseragam Madrid.
"Saya tidak ingat. Lebih baik saya tidak mengingatnya sama sekali," kata Enrique kesal.
"Anda sudah tahu di mana saya saat itu, jadi silahkan pertanyaan selanjutnya," sambungnya.
"Saya tidak kenal diri saya (saat itu), bahkan tidak mengenalinya di stiker sepak bola," ketusnya.
Lima tahun memperkuat Madrid, Enrique mencatatkan lebih dari 150 penampilan. Lima musim bermarkas di Santiago Bernabeu, Enrique mengantar Madrid memenangkan La Liga, Copa del Rey dan Supercopa de Espana. (Soccerway)
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung