Suara.com - Usai kegagalan di final Copa America Centenario, Argentina membukukan kemenangan. Menghadapi Uruguay di laga kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Latin, Albiceleste menang tipis dengan satu gol tanpa balas.
Kemenangan tersebut dibukukan oleh sang kapten Lionel Messi. Ini merupakan laga "comeback" Messi setelah Juni lalu mengumumkan gantung sepatu.
Jalannya Pertandingan
Menjamu Uruguay di Estadio Malvinas, Argentina yang langsung tancap gas sejak awal laga beberapa berhasil menebar ancaman.
Duet Messi dan Dybala mampu merepotkan barisan belakang tim tamu, namun belum satu peluangpun yang berhasil di konversi menjadi gol.
Kerja keras anak asuh Edgardo Bauza akhirnya membuahkan hasil di menit 43. Estadio Malvinas bergemuruh saat aksi Messi berhasil merobek gawang Uruguay yang dikawal Fernando Muslera.
Namun jelang turun minum, Argentina terpaksa bermain dengan 10 orang setelah Paulo Dybala menerima kartu kuning kedua dan harus meninggalkan arena pertandingan.
Unggul jumlah pemain, Uruguay berupaya keras mencari gol penyeimbang. Intensitas tekanan meningkat.
Luis Suarez dan Edinson Cavani beberapa kali mencoba memainkan bola satu dua untuk membongkar pertahanan Albiceleste. Namun aksi gemilang Sergio Romero di bawah mistar, menyelamatkan Argentina dari ancaman.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk kemenangan Argentina tetap bertahan.
Susunan Pemain:
Argentina (4-2-3-1): Romero; Zabaleta, Otamendi, Funes Mori, Mas; Mascherano, Biglia; Messi, Dybala, Di Maria; Pratto.
Uruguay (4-3-3): Muslera; Fucile, Gimenez, Godin, Gaston; Sanchez, Corujo, Arevalo; Lodeiro, Cavani, Suarez.
Berita Terkait
-
Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?
-
Lionel Messi vs Lamine Yamal! Duel Dua Generasi di Final Piala Dunia 2026
-
Spanyol Punya Cara Sendiri Redam Lionel Messi, Luis de la Fuente Tolak Man-to-Man Marking
-
Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026
-
Dicap Penakut karena Inggris Parkir Bus Lawan Argentina, Thomas Tuchel: Saya Tak Menyesal
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Hasto Kritik TNI-Polri Ikut Awasi Pajak: Penyalahgunaan Kekuasaan
-
3 Lipstik Inez yang Halal dan Tahan Lama, Warnanya Intens dan Tak Bikin Bibir Kusam
-
Fenomena Gaji Numpang Lewat: Gaya Hidup dan Tekanan Sosial yang Bikin Boros
-
Spesifikasi Kapal Induk Tua Italia ITS Giuseppe Garibaldi: Dipensiunkan Sejak 1971
-
Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos
-
Marko Simic Ternyata Punya Peran Besar di Balik Kedatangan 2 Pemain Asing Persija
-
Satgas Percepat Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan hingga 2028
-
Prabowo dan Obsesi MBG: Mengapa Kemajuan Negara Diukur dari Perut Rakyat?
-
FIFA Selidiki Insiden Kericuhan Pascalaga Final, Sejumlah Pemain Argentina Terancam Sanksi
-
Sudah Berusia 40 Tahun, Kapal Induk Italia Dinilai Tak Cocok Untuk Pertahanan RI