Suara.com - Kabar pengurangan kontrak Diego Simeone di klub Atletico Madrid ternyata benar adanya. Kontrak Simeone yang sedianya 'kadaluarsa' di tahun 2020, akan berakhir di tahun 2018.
Simeone telah menandatangani kontrak baru pada Maret 2015. Namun media Spanyol mengabarakan bahwa kedua belah pihak telah setuju untuk mengurangi kontraknya selama dua tahun.
"Ini benar," kata Simeone. "Kami telah berbicara dengan satu sama lain dan telah melakukan apa yang terbaik untuk tim dan klub. Kami telah membuat keputusan ini bersama-sama."
"Ini tidak mengubah apa pun. Situasi tetap sama. Kami semua tetap tenang. Hal yang baik dan saya senang keberadaan saya. Ini tidak mempengaruhi pembaharuan potensi [setelah 2018].
"Pembicaraan tentang masa depan saya tidak mengganggu saya. Ini normal. Tapi alasan saya di sini adalah karena saya ingin berada di sini. Satu-satunya hal yang mendorong saya adalah hubungan saya dengan klub ini. Saya mengikuti hati saya."
Simeone, (46 tahun ), melatih Atletico pada Desember 2011 dan sejak itu pelatih berusia 46 tahun itu telah memenangkan LaLiga, Copa del Rey, Supercopa de Espana, Liga Europa dan Piala Super UEFA. (Scoresway)
Berita Terkait
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Barcelona Siapkan Opsi Alternatif di Tengah Sulitnya Negosiasi Julian Alvarez
-
Fans Atletico Madrid Bakar Jersey Usai Julian Alvarez Terang-terangan Ingin Tinggalkan Klub
-
Tikung Real Madrid, Barcelona Dikabarkan Sepakat Boyong Julian Alvarez dari Atletico
-
Atletico Madrid Tolak Tawaran Rp2,69 Triliun dari Real Madrid untuk Julian Alvarez
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan