Suara.com - Laga antara Manchester United dan Liverpool sering dinilai sebagai salah satu laga yang tidak saja paling akbar di Inggris, tetapi juga sarat emosi. Betapa tidak, kedunya punya sejarah persaingan panjang dan merupakan klub dengan gelar juara terbanyak di Liga Primer.
Tak heran jika manajer Liverpool, Jurgen Klopp menyebut laga melawan Manchester United di Anfield pada Minggu (16/10/2016) besok, sebagai "pertarungan fantastis".
Tetapi bagaimana menurut Jose Mourinho, manajer Setan Merah?
"Bagi saya itu laga besar biasa," kata Mourinho seperti dilansir Soccerway, "Sama seperti derby Inter Milan melawan AC MIlan, Real Madrid-Barcelona, dan mungkin Porto Benfica."
"Saya selalu senang bertanding di Anfield. Saya pernah memenangkan laga besar dan juga pernah kalah. Tak benar saya selalu sukses, tetapi saya senang bertandang ke sana, saya menyukai atmosfernya dan karakteristik pertandingannya," imbuh pelatih asal Portugal itu.
"Tetapi bagi saya musim ini bukan cuma Anfield atau laga di Old Trafford pada Januari nanti. Ini tentang banyak laga, banyaknya poin, dan target," sambung dia.
Mourinho sendiri punya rekor tak begitu bagus melawan Klopp. Mereka pernah lima kali bertemu dan Mourinho hanya pernah sekali menang, yakni ketika Madrid menang 2-0 atas Borussia Dortmund di semifinal Liga Champions 2013.
Adapun Klopp mengaku tak sabar menanti kedatangan tim racikan Mou di Anfield.
"Ini akan menjadi pertandingan yang fantastis di Anfield," kata Klopp seperti dikutip Sportsmole.
Berita Terkait
-
Tampil Memukau Lawan Timnas Brasil, Liverpool Buru Tanda-tangan Ayyoub Bouaddi?
-
Sami Khedira Dikabarkan Jadi Kandidat Asisten Jose Mourinho di Real Madrid
-
Here We Go! Bukan Arne Slot, AC Milan Pilih Pecatan Manchester United sebagai Pelatih Baru
-
Wataru Endo Mundur dari Jepang, Rekan Setim Kevin Diks Jadi Penggantinya
-
Eks Asisten Erik ten Hag Selangkah Lagi Jadi Pelatih Baru Klub Portugal
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026